Author Guideline

Pedoman Penulis Secara Umum

  1. Naskah harus ditulis dalam Bahasa Indonesia dan belum pernah dipublikasikan atau sedang dalam proses pengajuan untuk dipublikasikan ke media lain.
  2. Tipe file dokumen yang akan di upload berupa file dokumen OpenOffice Microsoft Office Word, dengan ekstensi file .doc, .docx atau .RTF
  3. Artikel sudah disesuaikan dengan gaya selikung & template Journal of Midwifery Care
  4. Tidak mengandung unsur plagiarisme.
  5. Penulis harus mendaftar sebagai penulis. Panduan untuk mendaftar dan mengirimkan makalah ditampilkan di halaman ini (Video tutorial).
  6. Naskah akan diterbitkan di Journal of Midwifery Care setelah direview oleh peer-reviewer.
  7. Penulisan daftar pustaka sudah menggunakan reference tools Mendeley (APA 7th Edition)
    SettingsReferensi yang digunakan bersumber dari artikel ilmiah minimal 5 tahun terakhir
  8. Naskah harus disiapkan sesuai dengan pedoman dan template.

 Template naskah dapat diunduh di sini

 

Perubahan layout naskah

Journal of Midwifery Care mulai dari Vol. 4 No. 2 (2024). mengalami perubahan layout naskah dari layout yang lama ke layout yang baru dengan rincian sebagai berikut:

Layout yang lama, selengkapnya klik disini

Layout yang baru selengkapnya klik disini

Pedoman Penyusunan Naskah
Struktur manuskrip

  1. Judul. Judul harus singkat, jelas, dan informatif, tetapi tidak lebih dari 20 kata. Itu harus tepat dengan masalah yang dibahas. Judul artikel tidak mengandung singkatan yang tidak umum. Gagasan utama harus ditulis terlebih dahulu dan diikuti dengan penjelasannya.
  2. Nama dan institusi penulis. Nama penulis harus disertai dengan institusi penulis, alamat institusi, dan alamat email, tanpa gelar akademik dan jabatan (maksimal 5 penulis).
  3. Abstrak ditulis dalam satu paragraf maksimal 200 kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Untuk artikel penelitian, abstrak harus memberikan gambaran yang relevan dari pekerjaan. Kami sangat menganjurkan penulis untuk menggunakan gaya abstrak terstruktur berikut, tetapi tanpa judul: (1) Latar Belakang (Background): Tempatkan pertanyaan yang ditujukan dalam konteks yang luas dan soroti tujuan penelitian; (2) Metode (Method): Jelaskan secara singkat metode utama atau kerangka teori yang diterapkan; (3) Hasil (Result): Meringkas temuan utama hasil penelitian; dan (4) Kesimpulan (Conclusion): Menunjukkan kesimpulan atau interpretasi utama.
  4. Kata kunci: Cantumkan tiga hingga lima kata kunci terkait yang spesifik untuk artikel tersebut; namun cukup umum dalam disiplin subjek; gunakan huruf kecil kecuali untuk nama
  5. Pendahuluan: harus secara singkat menempatkan studi dalam konteks yang luas dan menyoroti mengapa itu penting. Ini harus mendefinisikan tujuan pekerjaan dan signifikansinya. Keadaan bidang penelitian saat ini harus ditinjau dengan hati-hati, dan publikasi utama dikutip. Harap soroti hipotesis yang kontroversial dan menyimpang jika perlu. Akhirnya, sebutkan secara singkat tujuan utama pekerjaan dan soroti kesimpulan utama. Sedapat mungkin, harap jaga agar pendahuluan dapat dipahami oleh para ilmuwan di luar bidang penelitian khusus Anda. Referensi harus dikutip sebagai (Kamba, 2018) atau (Marchlewska et al., 2019) atau (Cicchocka, 2016; Hidayat & Khalika, 2019; Ikhwan, 2019; Madjid, 2002) atau (Miller & Josephs, 2009, hlm. 12 ) atau Rakhmat (1989). Lihat bagian akhir dokumen untuk perincian lebih lanjut tentang referensi. Istilah teknis harus didefinisikan. Simbol, singkatan, dan akronim harus ditentukan saat pertama kali digunakan. Semua tabel dan gambar harus dicantumkan dalam urutan numerik. Metode penelitian harus dimasukkan dalam Pendahuluan. Metode berisi penjelasan tentang pendekatan penelitian, subjek penelitian, pelaksanaan prosedur penelitian, penggunaan bahan dan instrumen, pengumpulan data, dan teknik analisis.
  6. Metode: Penulisan metode berisikan desain penelitian, tempat dan waktu, populasi dan sampel, teknik pengukuran data, dan analisis data. Sebaiknya menggunakan kalimat pasif dan kalimat narasi, bukan kalimat perintah.
  7. Hasil: yang diperoleh dari penelitian harus didukung dengan data yang memadai. Hasil penelitian dan penemuan harus menjadi jawaban, atau hipotesis penelitian yang dikemukakan sebelumnya pada bagian pendahuluan.
  8. Pembahasan: Penulis harus mendiskusikan hasil dan bagaimana mereka dapat ditafsirkan dari perspektif penelitian sebelumnya dan hipotesis kerja. Temuan dan implikasinya harus didiskusikan dalam konteks seluas mungkin. Arah penelitian masa depan juga dapat disorot. Komponen berikut harus tercakup dalam diskusi: Bagaimana hasil Anda berhubungan dengan pertanyaan atau tujuan awal yang diuraikan di bagian Pendahuluan (apa/bagaimana)? Apakah Anda memberikan interpretasi secara ilmiah untuk setiap hasil atau temuan Anda yang disajikan (mengapa)? Apakah hasil Anda konsisten dengan apa yang telah dilaporkan peneliti lain (apa lagi)? Atau ada perbedaan?
  9. Kesimpulan: harus menjawab tujuan penelitian dan penemuan penelitian. Kata penutup tidak boleh hanya berisi pengulangan hasil dan pembahasan atau abstrak. Anda juga harus menyarankan penelitian masa depan dan menunjukkan penelitian yang sedang berlangsung.
  10. Daftar pustaka: yang tercantum dalam Daftar Pustaka hanya berisi sumber yang dirujuk atau disertakan dalam artikel. Sebaiknya siapkan referensi dengan paket perangkat lunak bibliografi, seperti Mendeley, EndNote, Reference Manager atau Zotero untuk menghindari kesalahan pengetikan dan duplikasi referensi. Sumber rujukan harus menyediakan 80% artikel jurnal, prosiding, atau hasil penelitian selama lima tahun terakhir yang memiliki DOI (Digital Object Identifier). Teknik penulisan daftar pustaka, menggunakan sistem mengutip APA (American Psychological Association) Style dan edisi ke-7.