HUBUNGAN ANTARA PELAYANAN KB IMPLAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN AKSEPTOR KB IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIRANCAN KABUPATEN KUNINGAN

Authors

  • Nova Winda Setiati Stikes Kuningan
  • Ai Nurasiah
  • Indri Yuliani

DOI:

https://doi.org/10.34305/jmc.v1i02.255

Keywords:

Pelayanan, KB Implan, Tingkat Kepuasan, Akseptor

Abstract

Pelayanan KB IUD adalah bagaimana akseptor dilayani oleh suatu sistem yang memberikan pelayanan KB IUD yang akan menjamin bahwa klien dilayani dengan tanggung jawab dan perhatian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi pelayanan KB, mengidentifikasi tingkat kepuasan dan menganalisis adakah hubungan antara pelayanan KB dengan tingkat kepuasan akseptor KB implan di Wilayah Kerja Puskesmas Mandirancan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelayanan KB implan dengan tingkat kepuasan pada akseptor KB implan di Wilayah Kerja Puskesmas Mandirancan Kabupaten Kuningan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh akseptor di Wilayah Kerja Puskesmas Mandirancan dengan jumlah akseptor KB implan 128 yang diambil secara total sampling instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat diuji secara chi square. Hasil penelitian didapatkan dari 82 responden dengan pelayanan yang baik sebagian besar tingkat kepuasan dalam pelayanan KB implan yaitu memuaskan (69,5%). Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p yaitu 0,000 dengan tingkat kemaknaan 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai p yaitu 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak artinya ada hubungan yang signifikan antara pelayanan KB implan terhadap kepuasan akseptor KB implan di Wilayah Kerja Puskesmas Mandirancan Kabupaten Kuningan.

Published

2021-06-24

How to Cite

Setiati, N. W., Nurasiah, A., & Yuliani, I. (2021). HUBUNGAN ANTARA PELAYANAN KB IMPLAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN AKSEPTOR KB IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIRANCAN KABUPATEN KUNINGAN. Journal of Midwifery Care, 1(02), 98–108. https://doi.org/10.34305/jmc.v1i02.255