HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKEMBAR KABUPATEN SUKABUMI

Authors

  • Dini Nopianti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi
  • Yohan Frans Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi
  • Yeni Yulianti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.34305/jhrs.v2i02.513

Keywords:

Dukungan Keluarga, Motivasi, Kepatuhan, Tuberkulosis

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit dengan resiko penularan yang tinggi. Dukungan keluarga merupakan faktor yang penting untuk pemulihan atau kesembuhan pasien. Motivasi merupakan tenaga penggerak, dengan adanya motivasi manusia akan lebih cepat untuk melakukan kegiatan. Kepatuhan minum obat yaitu tingkat pasien untuk melakukan cara pengobatan dan perilaku yang disarankan oleh dokternya atau orang lain. Jenis penelitian ini menggunakan cross-sectional (potong lintang) dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya sebanyak 50. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis hipotesis menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki dukungan keluarga dan motivasi baik, dan sebagian besar memiliki kepatuhan minum obat baik. Hasil uji chi square pada dukungan keluarga dan motivasi dengan kepatuhan didapatkan p value < 0,05, yang berarti terdapat hubungan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dan motivasi dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis. Diharapkan Puskesmas Cikembar bisa mempertahankan atau bahkan bisa lebih baik lagi dalam memotivasi atau menginformasikan kepada responden atau pihak keluarga terkait pentingnya dukungan keluarga dan motivasi untuk kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis melalui pendidikan kesehatan.

References

Ati Dwicahyani, N. Q. (2019). Evaluasi Program Gropyok TBC (Gerakan Jaring Dan Obati Penderita Penyakit Tuberculosa) Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis 1 Bantul Pada Tahun 2019. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Dewi, S. W. (2021). Upaya Pengendalian Tuberkulosis dengan Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 200–205. https://doi.org/10.14710/mkmi.20.3.200-205

Hamidah, & Nurmalasari. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Tuberkulois Paru. Jurnal Dharma Agung Husada, 7(2), 64–70. http://ejurnal.stikesdhb.ac.id/index.php/Jsm/article/view/314

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia 2014.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019.

Kenedyanti, E., & Sulistyorini, L. (2017). Analisis Mycobacterium Tuberkulosis dan Kondisi Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), 152–162. https://e-journal.unair.ac.id/JBE/article/download/3400/3881

Nurhaedah, N., & Herman, H. (2020). Pengetahuan Pasien Tentang Penyakit TB Paru Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 609–614. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.363

Pusat Data Dan Informasi. (2020). Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Putro, W. G., Saraswati, Y. I., Hasan, H. M., & Romlah, S. N. (2022). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Untuk Mencegah Penularan Covid 19 Pada Siswa SMK Muhammadiyah Parakan Tahun 2021. Journal of Midwifery Care, 2(02), 106–113. https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jmc/article/view/477

Ramadhan, R., Fitria, E., & Rosdiana, R. (2017). Deteksi mycobacterium tuberculosis dengan pemeriksaan mikroskopis dan teknik pcr pada penderita tuberkulosis paru di puskesmas darul imarah. Sel Jurnal Penelitian Kesehatan, 4(2), 73–80. https://doi.org/10.22435/sel.v4i2.1463

Riskesdas. (2018). Riskesdas 2018. Laporan Nasional Riskesndas 2018, 44(8), 181–222.

Rizqiya, R. N. (2021). Hubungan Stigma Masyarakat Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tb Paru Di Puskesmas Puhjarak Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 17(1), 66. https://doi.org/10.26753/jikk.v17i1.511

Rumimpunu, R., Maramis, F., & Kolibu, F. (2018). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dan Dorongan Petugas Kesehatan Dengan Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Likupang Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal KESMAS, 7(4). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/23114

Safari, G., & Chandra, A. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum OAT Pada Penderita TB Paru Di Pelayanan Kesehatan. Healthy Journal, V(2), 25–34. https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/472

Sukmana, M., & Susanty, S. D. (2020). Motivasi Berobat Pada Penyandang Tuberkulosis Di Puskesmas Temindung Samarinda. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi …, 2(1), 12–20. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JKPBK/article/view/3486

Syakur, R., Usman, J., & Asying, H. (2019). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis ( Tbc ) Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Kota Makassar. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, 1(1), 17–24. https://doi.org/10.36090/jkkm.v1i1.284

Widianingrum, T. (2017). Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien Tb Di Wilayah Kerja Puskesmas Perak Timur Surabaya. Skripsi, 1–118.

Downloads

Published

2022-12-01

How to Cite

Nopianti, D., Frans, Y. ., & Yulianti, Y. . (2022). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKEMBAR KABUPATEN SUKABUMI. Journal of Health Research Science, 2(02), 67–75. https://doi.org/10.34305/jhrs.v2i02.513
Abstract viewed = 102 times