TERAPI KOGNITIF TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI

Authors

  • Mutia Agustiani Moonti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Moch. Didik Nugraha Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Merissa Laora Heryanto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Ronny Firmansyah Suhada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Aditiya Puspanegara Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.34305/jppk.v2i02.663

Keywords:

Hipertensi, Tingkat Kecemasan, Terapi Kognitif

Abstract

Faktor psikologis sangat berpengaruh terhadap proses penanganan masalah hipertensi, terkadang seseorang mengalami kecemasan karena berbagai penyakit yang di derita tidak kunjung sembuh bahkan semakin memburuk, hal ini membuat harapan untuk sembuh menjadi sangat tipis, menjadikan penderita merasa cemas. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat yakni memberikan dampak baik terhadap penurunan penyakit hipertensi dalam terapi psikologis yang diberikan langsung terhadap penderita. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menghitung pre dan post tekanan darah dengan hasil uji paired t-test nilai p didapatkan p-value 0,000 < α=0,05 yang berarti ada pengaruh. Rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberikan intervensi adalah 14,40 (kecemasan berat) dan sesudah diberikan intervensi 10,05 (kecemasan sedang). Kesimpulan pengabdian masyarakat adalah dapat diaplikasikan oleh penderita sebagai alternatif relaksasi dengan terapi kognitif selama 2 hari dengan waktu 15-20 menit perhari untuk menurunkan tingkat kecemasan yang terjadi pada penderita hipertensi.

References

Adawiya, R., & Noviekayati, I. (2019). Terapi Perilaku Kognitif (Cognitif Behaviour Theraphy) Bagi Individu Perfeksionis. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin, 2(1), 230–237.

Almizri, W., & Karneli, Y. (2021). Teknik Desensitisasi Sistematik Untuk Mereduksi Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder) Pasca Pandemi COVID-19. Educouns Journal: Jurnal Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 2(1), 75–79.

Brook, C. A., & Schmidt, L. A. (2008). Social anxiety disorder: A review of environmental risk factors. Neuropsychiatric Disease and Treatment, 4(1 A), 123–143. https://doi.org/10.2147/ndt.s1799

Datak, G., Sylvia, E. I., & Manuntung, A. (2018). Pengaruh Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Self Efficacy dan Self Care Behavior Pasien Hipertensi di Kota Palangka Raya. Jurnal Surya Medika (JSM), 3(2), 132–143.

Febriana, B. (2017). Penurunan Kecemasan Remaja Korban Bullying Melalui Terapi Kognitif. Indonesian Journal of Nursing Practices, 1(2), 1–8. https://doi.org/10.18196/ijnp.1255

Haikal, M. (2022). Terapi kognitif perilaku untuk mengurangi gejala kecemasan. Procedia : Studi Kasus Dan Intervensi Psikologi, 10(2), 47–52. https://doi.org/10.22219/procedia.v10i2.19215

Hayati, F., Widayati, D., & Anggraini, N. A. (2022). Pengaruh Terapi Perilaku Kognitif Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Sekolah Dengan Phobia Ketinggian di SDN Gadungan 2 Puncu-Kediri. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 5(1), 207–216.

Kanine, E., & Paputungan, S. (2018). Pengaruh Pengukuran Tekanan Darah Terhadap Perubahan Ansietas Pada Klien Hipertensi Di Desa Kobo Kecil Kotamobagu Timur. Jurnal Keperawatan, 6(2).

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Hari Hipertensi Dunia 2019 : “Know Your Number, Kendalikan Tekanan Darahmu dengan CERDIK.” 17 Mei 2019.

Moonti, M. A. (2022). No Title. Journal of Nursing Practice and Education, 2, 90–98.

Nisa, H. F., & Pranungsari, D. (2021). Positive Self-Talk untuk Mengurangi Tingkat Kecemasan Pada Lanjut Usia Dengan Hipertensi. PSIKODIMENSIA, 20(2), 170–180.

Ridwan, Dyah, W., & Esti, W. (2017). Hubungan Hipertensi Dengan Kecemasan Pada Lanjut Usia Di Posyandu Permadi Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Publikasi Ilmiah Unitri, 2(3), 676–686.

Sugiantoro, B. (2018). Teknik Desensitisasi Sistematis (Systematic Desensitization) dalam Mereduksi Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder) yang dialami Konseli. Nusantara of Research : Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 5(2), 72–82. https://doi.org/10.29407/nor.v5i2.13078

Tanaya, V. Y., & Yuniartika, W. (2016). Cognitive Behavior Therapy (CBT) Sebagai terapi Tingkat Kecemasan Pada Lansia. Jurnal Keperawatan Silampari, 6, 1–23. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5422 COGNITIVE

Yusuf, A., Nihayati, H. E., & Abidin, Z. (2017). Cognitive Therapy Decrease the Level of Depression. Jurnal Ners, 3(2), 163–169. https://doi.org/10.20473/jn.v3i2.5000

Downloads

Published

2023-06-01

How to Cite

Moonti, M. A., Nugraha, M. D. ., Heryanto, M. L., Suhada, R. F., & Puspanegara, A. (2023). TERAPI KOGNITIF TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI. Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan, 2(02), 59–67. https://doi.org/10.34305/jppk.v2i02.663
Abstract viewed = 635 times