PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) YANG TEPAT & AMAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA

Authors

  • Reni Marlina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Rini Raniati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Risman Aprianto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Dwi Nastiti Iswarawanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Mamlukah Mamlukah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.34305/jppk.v2i01.527

Keywords:

Stunting, MP-ASI, Kader, Pemberdayaan

Abstract

Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) bayi tergantung sepenuhnya pada perawatan dan pemberian makanan oleh ibu. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Puskesmas Padasuka merupakan Puskesmas dengan kasus stunting yang terus mengalami peningkatan dari tahun 2018 (6,3%) sampai dengan 2020 (16,4%) di Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberdayaan dengan memberikan penyuluhan terkait materi MP-ASI yang tepat dan aman pada kader posyandu. Tujuan dilaksanakan pemberdayaan ini agar pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengedukasi tentang MP-ASI yang tepat dan aman diharapkan dapat meningkat dan dapat mengedukasi para ibu Baduta dengan baik. Penelitia ini menggunakan pra-eksperimen, dimana penelitian ini dengan melakukan pre test dan post test dengan 15 pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Padasuka. Penelitian ini dilakukan selama 2 minggu yaitu pada tanggal 18 Juni 2021 sd 01 juli 2021 dimana sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 orang yaitu kader posyandu dengan teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan 15 item pertanyaan mengenai pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI yang tepat dan aman. Analisis data menggunakan UJi Beda Mean Dependent (Paired Test). Hasil Analisis data diperoleh nilai t sebesar -16.149 dan p = 0,000 (p < 0,05), artinya ada pengaruh pelatihan MP-ASI yang tepat dan aman terhadap pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI yang tepat dan aman.

References

Amperaningsih, Y., Sari, S. A., & Perdana, A. A. (2018). Pola pemberian MP-ASI pada balita usia 6-24 bulan. Jurnal Kesehatan, 9(2), 310–318.

Arini, F. A., Sofianita, N. I., & Ilmi, I. M. B. (2017). Pengaruh pelatihan pemberian MP ASI kepada ibu dengan anak Baduta di Kecamatan Sukmajaya Kota Depok terhadap pengetahuan dan perilaku pemberian MP ASI. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 13(1), 80–89.

Iswarawanti, D. N., Muslimatun, S., Basuki, E., & Hadi, A. (2019). Module development and its effectiveness for improving the competencies of voluntary health workers in communicating safe complementary feeding to caregivers in Indonesia. Malaysian Journal of Nutrition, 25(1).

Kemenkes RI. (2016). INFODATIN Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi Balita Pendek.

MCAI. (2013). Stunting dan Masa Depan Indonesia.

Riskedas. (2013). Angka Prevalensi Stunting.

Downloads

Published

2022-12-01

How to Cite

Marlina, R., Raniati, R., Aprianto, R., Iswarawanti, D. N., & Mamlukah, M. (2022). PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) YANG TEPAT &amp; AMAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA. Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan (JPPK), 2(01), 36–43. https://doi.org/10.34305/jppk.v2i01.527
Abstract viewed = 34 times