Hubungan pola komunikasi orang tua dan kontrol diri dengan perilaku bullying pada remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi

Authors

  • Sri Janatri Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i02.921

Keywords:

Kontrol Diri, Perilaku Bullying, Pola Komunikasi Orang Tua

Abstract

Latar Belakang: Perubahan fisik pada remaja mendorong dirinya berperilaku tanpa memikirkan risiko, salah satunya perilaku bullying. KPAI melaporkan pada tahun 2022 terjadi bullying sebanyak 226 kasus, termasuk 18 bullying di dunia maya. Situasi ini menggambarkan sejak lama lembaga pendidikan formal tidak kondusif bagi berlangsungnya pendidikan. Bullying adalah tindakan kekerasan dalam bentuk fisik, mulut, atau psikologis dilakukan dengan sengaja menyakiti individu. Bullying dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu pola komunikasi orang tua dan kontrol diri. Pola komunikasi orang tua adalah asuhan orang tua kepada anak dalam membentuk konsep diri. Kontrol diri merupakan bentuk kendali seseorang dalam berperilaku. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pola komunikasi orang tua dan kontrol diri dengan perilaku bullying pada remaja.

Metode: Jenis penelitian korelasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 248 orang dan sampel 153 orang dengan teknik proportional stratified random sampling. Analisis bivariat regresi linier sederhana dan analisis multivariat regresi linier berganda.

Hasil: Terdapat hubungan pola komunikasi orang tua dan kontrol diri dengan perilaku bullying (p=0,05). Terdapat hubungan simultan pola komunikasi orang tua dan kontrol diri dengan perilaku bullying (p=0,05).

Kesimpulan: Terdapat hubungan pola komunikasi orang tua dan kontrol diri dengan perilaku bullying serta terdapat hubungan simultan pola komunikasi orang tua dan kontrol diri dengan perilaku bullying.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agisyaputri, E., Nadhirah, N., & Saripah, I. (2023). Identifikasi Fenomena Perilaku Bullying pada Remaja. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 3(1), 19–30.

Ahmad, H. (2022). Hubungan Kestabilan Emosi dengan Kontrol Diri Siswa Sekolah Menegah Pertama. Realita: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(2), 1354–1364. https://doi.org/https://doi.org/10.33394/realita.v6i2.4495.

Bulu, Y., Maemunah, N., & Sulasmini, S. (2019). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Bullying pada Remaja Awal. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 4(1), 54–66. https://doi.org/https://doi.org/10.33366/nn.v4i1.1473.

Cahraeni, I. (2015). Pola Komunikasi Orang Tua dalam Mencegah Perilaku Kekerasan Anak Usia Sekolah di Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate Kota Makassar. UIN Alauddin Makassar.

Channitun, Z. A., & Soetikno, N. (2022). Hubungan Kesepian dengan Agresi pada Remaja Ditinjau dari Pola Komunikasi Orang Tua-Anak. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 6(2), 359–367. https://doi.org/https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v6i2.18971.2022.

Fairuz, F. J., & Rinaldi. (2021). Pengaruh Kontrol Diri terhadap Perilaku Bullying pada Siswa di SMP “ X ” Bukittinggi. Jurnal Pendidikan Tambusa, 5(1), 558–565.

Fathiyah, F. (2019). Peran Komunikasi Keluarga dalam Mencegah Perilaku Bullying Remaja. Almutsla, 1(2), 105–117.

Jayanti, R. D., & Hidayat, O. (2023). Pola Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak terhadap Pencegahan Bullying di Lingkungan Sosial. Judika: Jurnal Diseminasi Kajian Ilmu Komunikasi, 1(2), 95–107.

Kemenkes RI. (2015). Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja.Jakarta.

Megawati, M. (2016). Hubungan Pola Komunikasi Keluarga dengan Perilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah di SD Muhammadiyah Mlangi Gamping Sleman Yogyakarta. Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.

Ningrum, I. K., & Astuti, K. (2021). Hubungan Kontrol Diri dan Konformitas Teman Sebaya dengan Perilaku Bullying pada Siswi. Jurnal Psikologi, 19(1), 23–31.

Nugraha, R. A. (2023). Penerapan Strategi Berbasis Bukti Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Siswa. In Proceedings of Annual Guidance and Counseling Academic Forum, 66–72.

Permata, J. T., & Nasution, F. Z. (2022). Perilaku Bullying terhadap Teman Sebaya pada Remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 614–620. https://doi.org/https://doi.org/10.56248/educativo.v1i2.83.

Pratidina, P. A. O., & Marheni, A. (2019). Peran Komunikasi Efektif Orangtua-Remaja dan Kontrol Diri terhadap Tingkat Agresivitas Remaja SMA di Kota Denpasar. Psikologi Udayana, 6(1), 58–67.

Sabarua, J. O., & Mornene, I. (2020). Komunikasi Keluarga dalam Membentuk Karakter Anak. International Journal of Elementary Education, 4(1), 83–89. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/ijee.v4i1.24322.

Sabila, N. A. (2023). Hubungan antara Kontrol Diri dan Harga Diri dengan Perilaku Bullying pada Peserta Didik UPT SMP Negeri 1 Gresik. Jurnal BK UNESA, 13(5), 565–575.

Salmi, S., Hariko, R., & Afdal, A. (2019). Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Bullying Siswa. Counsellia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(2), 88–99.

Sari, P. I. (2017). Komunikasi Orangtua-Remaja dan Bullying pada Siswa Siswi SMA “X” Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia.

Wahyuntari, E., & Ismarwati, I. (2020). Pembentukan Kader Kesehatan Posyandu Remaja Bokoharjo Prambanan. Jurnal Inovasi Abdimas Kebidanan (JIAK), 1(1), 14–18. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32536/jpma.v1i1.65.

Wicaksana, A. I. (2017). Hubungan antara Kontrol Diri dan Perilaku Bullying di Sekola. Universitas Islam Indonesia.

Yuliani, M., Sutriyawan, A., Valiani, C., Kurniawati, R. D., Hayati, N., Munawaroh, M., & Mulyani, Y. (2020). Pemberdayaan Remaja dalam Optimalisasi Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Program Pojok Remaja dan Peer Group di SMAN I Cileunyi Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 2(2), 30–43. https://doi.org/https://doi.org/10.26714/jpmk.v2i2.5947.

Downloads

Published

01-12-2023

How to Cite

Janatri, S. (2023). Hubungan pola komunikasi orang tua dan kontrol diri dengan perilaku bullying pada remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(02), 257–263. https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i02.921
Abstract viewed = 332 times