Hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun Di UPTD Puskesmas Klungkung II

Authors

  • Ida Ayu Milla Brahmani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali
  • I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali
  • Desak Made Ari Dwi Jayanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali

DOI:

https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i01.709

Keywords:

Tumbuh Kembang, Pengetahuan Ibu, Perkembangan

Abstract

Latar Belakang: Masalah keterlambatan perkembangan menjadi masalah serius di negara maju maupun negara berkembang. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan dapat disebabkan oleh faktor lingkungan dan faktor genetik. Hal lain yang dapat mengakibatkan anak mengalami gangguan tumbuh kembang adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan orang tua tentang deteksi dini tumbuh kembang khususnya pada ibu, yang berupa penyimpangan pertumbuhan, penyimpangan perkembangan serta penyimpangan mental emosional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun di UPTD Puskesmas Klungkung II.

Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelatif dengan pendekatan cross sectional, yang dilakukan di posyandu wilayah kerja  Puskesmas Klungkung II dengan Teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 88 responden.

Hasil: Ditemukan responden usia terbanyak yaitu usia 20-30 tahun yaitu 91 (54,5%), tingkat pendidikan paling banyak yaitu tamat SMA 35 (39,8%), responden dominan tidak bekerja yaitu sebanyak 55 (62,5%).
Variabel pengetahuan terbanyak pada kategori kurang 34 (38,6%) dan perkembangan anak pada kategori meragukan 55 (62,5%). Ada hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun.

Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Klungkung II yang dilakukan dengan uji spearman rank didapatkan nilai p value sebesar 0,000 dan nilai korelasi sebesar 0,645

Saran: : diharapkan dapat dijadikan acuan agar pemantauan tumbuh kembang secara rutin dapat dilakukan oleh puskesmas saat pelaksanaan posyandu.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Depkes RI. (2010). Indikator Indonesia Sehat 2010. Regulation, 1–40.

Dyah, P. (2012). Perbedaan Perkembangan Pada Anak Dengan Penyakit Jantung Bawaan Sianotik dan Non-Sianotik. Media Medika Muda, 1, 1–13.

Hasanah, M. N., Rachmawati, D. A., & Efendi, E. (2019) Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Bahasa Dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia 1-3 Tahun di Desa Lengkong Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/90756

Hidaya, A. N. U. R., Kesehatan, K., Indonesia, R., Kendari, P. K., & Kebidanan, J. (2017). Balita Dengan Perkembangan Motorik Kasar Usia 1-2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Tongauna Skripsi.

Kosegeran, H. B., Ismanto, A. Y., & Babakal, A. (2013). Hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang stimulasi dini dengan perkembangan anak usia 4-5 tahun di Desa Ranoketang Atas ejournal keperawatan, 1(1), 1-8

Kuntum, K. (2015). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Perkembangan Anak Usia Balita di Puskesmas Pengambiran Kota Padang Tahun 2015. 1–66.

Machfudloh, H., Kartasurya, M. I., & Dharminto. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja bidan dalam pelaksanaan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Balita dan Anak Prasekolah (Studi pada Bidan yang Bekerja di Puskesmas Kabupaten Sidoarjo). Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 02(03), 190-196.

Nahar B, Hossain MI, & Hamadani JD. (2012). Effects of psychosocial stimulation on improving home environment and child-rearing practices: results from a community-based trial among severely malnourished children in Bangladesh. BMC public health Phys, 12(1), 1-12.

Nursalam. (2014). Manajemen Keperawatan: Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika

P, M., H, H. L., & Wilar, R. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Perkembangan Anak Taman Kanak-Kanak. E-CliniC, 3(1). https://doi.org/10.35790/ecl.3.1.2015.6752

Prasida, D.W., -, M. & Mayangsari, D., 2015. Pengaruh Penyuluhan Tentang KPSP Terhadap Pengetahuan Guru Di Paud Taman Belia Semarang. In The 2nd University Research Coloquium.

Putri, K. D. S., & A.W, Y. D. (2014). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri. The Indonesian Journal of Occupational Safety , Health and Environment, 1(1), 24-36.

Ramadia, A., Sundari, W., Permanasari, I., & Pardede, J. A. (2021). Pengetahuan Orangtua Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Berhubungan dengan Tahap Tumbuh Kembang Anak Usia Todler. JKJ: Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 9(1), 1–10.

Rambe, N. L., & Sebayang, W. B. (2020). Pengaruh Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) terhadap peningkatan kepatuhan ibu dalam pemantauan perkembangan anak. JHeS (Journal of Health Studies), 4(1), 79–86. https://doi.org/10.31101/jhes.1016

Richard, S. D. (2013). Jurnal STIKES Volume 6, No. 1, Juli 2013. 6(1), 63–73.

SARI. (2015). Bimbingan Kader Posyandu Dengan Kepatuhan Kunjungan Ibu Balita Di Posyandu (Cadre’s Guidance with Visit Compliance of Children’s Mother in Posyandu). Jurnal Ners LENTERA, 3(1), 1-9.

Schady. (2011). Parents’ education, mothers’ vocabulary, and cognitive development in early childhood: longitudinal evidence from Ecuador. American Journal of public health, 101(12), 2299-2307.

Soetjiningsih, Gde Ranuh I, & editor. (2014). Tumbuh Kembang Anak Edisi 2. Jakarta: EGC.

Sugeng, H. M., Tarigan, R., & Sari, N. M. (2019). Gambaran Tumbuh Kembang Anak pada Periode Emas Usia 0-24 Bulan di Posyandu Wilayah Kecamatan Jatinangor. Jsk, 4(3), 96–101.

Yuniarti, S. (2015). Asuhan Tumbuh Kembang Neonatus Bayi-Balita dan Anak Pra- Sekolah (D. M. Wildani (ed.)). Refika Aditamaja.

Downloads

Published

01-06-2023

How to Cite

Brahmani, I. A. M. ., I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi, & Jayanti, D. M. A. D. . (2023). Hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun Di UPTD Puskesmas Klungkung II. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(01), 25–32. https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i01.709
Abstract viewed = 1365 times