TERAPEUTIK COMUNITY DALAM PENCEGAHAN RELAPS PENYALAHGUNA NARKOBA

Authors

  • Asmadi Asmadi STIKes Kuningan

Abstract

Penyalahgunaan napza memiliki dampak buruk yaitu penularan penyakit dan ketidak berfungsian sosial akibat kecanduan napza. Rehabilitasi sosial dengan metode therapeutic community dianggap dapat membantu mengatasi kecanduan pada zat adiktif dan mengembalikan peran dan fungsi sosial para penyalahguna napza. Kendala yang sering terjadi adalah banyak penyalahguna napza mengalami relapse pasca rehabilitasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di Kabupaten Kuningan dengan pendekatan studi kasus dan disajikan dalam bentuk deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan studi data sekunder Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pencegahan relapse penyalahguna narkoba dengan metode therapeutic community yang dilakukan oleh Petugas Panti Rehabilitasi Narkoba di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan penyajian secara deskriptif analitis, dilakukan dengan wawancara mendalam kepada manajemen panti, Pekerja Sosial, dan klien, serta melakukan observasi dan analisis data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat drop out rehabilitasi sosial penyalahguna narkoba mencapai 32,6%, sedangkan tingkat relapse penyalahguna narkoba diperkirakan mencapai 27% dari klien yang lulus rehabilitasi. Di sisi lain, berbagai penelitian menyebutkan bahwa metode therapeutic community merupakan metode yang relatif lebih efektif dibanding metode rehabilitasi sosial lain dalam mengurangi penyalahgunaan napza dan perilaku anti sosial akibat penyalahgunaan napza. Tantangan dalam metode therapeutic community adalah tingkat drop out yang cukup tinggi. Dibandingkan dengan metode rehabilitasi sosial lain, therapeutic community efektif meningkatkan keberfungsian sosial penyalahguna napza melalui penguatan individu dengan menumbuhkan kepercayaan diri, manajemen emosi dan spiritual. Rehabilitasi sosial melalui therapeutic community dalam panti merupakan upaya pemulihan intrapersonal penyalahguna napza untuk menumbuhkan dan mengembalikan rasa percaya diri, motivasi, keadaan emosi, dan harapan positif agar terbebas dari kecanduan napza

Downloads

Published

2020-02-17

How to Cite

Asmadi, A. (2020). TERAPEUTIK COMUNITY DALAM PENCEGAHAN RELAPS PENYALAHGUNA NARKOBA. National Nursing Conference, 1(1). Retrieved from https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/nnc/article/view/248