UPAYA PENANGANAN TRAUMA PASCA BENCANA LONGSOR DI KUNINGAN

  • Asmadi Asmadi STIKes Kuningan

Abstract

Menurut data bencana Kabupaten Kuningan data informasi bencana Indonesia pada tahun 2017 mencapai 12 kejadian, diantaranya 8 tanah longsor, 2 banjir, 1 kebakaran hutan dan lahan, dan 1 putting beliung. Dampak dari bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan 48 orang luka luka dan 7.474 harus terdampak dan mengungsi. Kurangnya perhatian pada penanganan korban bencana alam, khususnya upaya pemulihan trauma di setiap bencana alam yang terjadi di Indonesia merupakan masalah yang belum ditangani secara serius dan efektif. Padahal trauma dapat menyebabkan masalah besar dalam kehidupan pasca bencana alamPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanganan trauma pasca bencana longsor di Kabupaten Kuningan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan metode in-depth interview dan teknik observasi kemudian dianalisis berdasarkan tema-tema yang muncul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode penanganan berdasarkan kebutuhan korban dan pemulihan tiga aspek penting dalam korban, yaitu emosional, intelektual, dan spiritual diharapkan mampu memulihkan kondisi korban bencana secara menyeluruh. Upaya penanganan diterapkan secara bertahap: pertama, identifikasi masalah dengan mengumpulkan data-data di lapangan; kedua, spesifikasi masalah berdasarkan data-data yang telah diambil, sehingga terbentuk kelompok-kelompok yang digolongkan berdasarkan tingkat trauma, permasalahan, dan kepribadian korban, dan kategori lain yang dianggap penting; ketiga, pemecahan masalah dengan mencari solusi yang tepat terhadap penanganan masing-masing kelompok. Setelah terbentuk kelompokkelompok dengan metode penanganan masing-masing, maka kegiatan penanganan dapat dimulai. Lamanya waktu pelaksanaan program ini disesuaikan dengan tingkat perkembangan korban dan mengacu pada evaluasi yang dilakukan. Puskesmas dirancang untuk menjawab permasalahan penanganan trauma pada korban bencana alam terutama untuk anak-anak. Di harapkan Perawat di Puskesmas mampu menyembuhkan luka trauma secara permanen dan memulihkan kondisi, serta meningkatkan kualitas hidup korban bencana alam.

Published
2020-02-17
How to Cite
Asmadi, A. (2020). UPAYA PENANGANAN TRAUMA PASCA BENCANA LONGSOR DI KUNINGAN. National Nursing Conference, 1(1). Retrieved from https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/nnc/article/view/247