PENERAPAN TINDAKAN KEPERAWATAN GENERALIS, PENGHENTIAN PIKIRAN DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA KLIEN STROKE NON HEMORAGIK

  • Nera Djanuar STIKes Kuningan

Abstract

Nyeri dan hambatan mobilitas fisik merupakan masalah fisik yang banyak dialami oleh klien stroke non hemoragik, dan ansietas merupakan masalah kejiwaan yang sering dialami. Penelitian ini bertujuan melihat efek tindakan keperawatan generalis, penghentian pikiran, dan relaksasi otot progresif terhadap tanda, gejala, kemampuan klien mengontrol nyeri, hambatan mobilitas fisik, dan ansietas. Desain karya ilmiah ini case series pada 7 klien stroke non hemoragik, dengan memberikan tindakan keperawatan generalis, dilanjutkan dengan penghentian pikiran dan relaksasi otot progresif. Hasil yang didapatkan adalah berkurangnya tanda gejala ansietas, dan tersisa lapang persepsi masih turun pada aspek kognitif, merasa bingung pada aspek afektif, tidak nafsu makan, sulit tidur, dan mulut kering pada aspek fisiologis, melamun dan kontak mata buruk pada aspek perilaku, menarik diri dari hubungan interpersonal di aspek sosial. Untuk nyeri masih ditemukan nyeri ringan dan pada hambatan mobilitas fisik ditemukan nilai kekuatan otot 3 dan 4. Klien mampu mengendalikan nyeri dengan kemampuan generalis dan penghentian pikiran, dan melakukan mobilitas fisik dengan generalis dan relaksasi otot progresif dan mengendalikan ansietas dengan generalis, penghentian pikiran, dan relaksasi otot progresif. Hasil karya ilmiah ini direkomendasikan untuk melakukan penelitian intervensi dengan mengkombinasikan tindakan keperawatan pada diagnosis fisik dan psikososial serta kerjasama perawat generalis dan perawat spesialis.

Published
2020-02-17
How to Cite
Djanuar, N. (2020). PENERAPAN TINDAKAN KEPERAWATAN GENERALIS, PENGHENTIAN PIKIRAN DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA KLIEN STROKE NON HEMORAGIK. National Nursing Conference, 1(1). Retrieved from https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/nnc/article/view/245