PENGARUH TERAPI SELF HELP GROUP TERHADAP TINGKAT ANSIETAS PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS (GGK) DI UNIT HEMODIALISIS RSUD KOTA CIREBON

Authors

  • Nera Djanuar STIKes Kuningan

Abstract

Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah kondisi penurunan fungsi ginjal yang bersifat ireversibel yang artinya fungsi ginjal tidak dapat kembali seperti semula. Prevalensi penyakit gagal ginjal kronis meningkat setiap tahunnya. Ansietas banyak dialami oleh pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pengaruh terapi self help group terhadap tingkat ansietas pasien Gagal Ginjal Kronis di Ruang Hemodialisis.. Desain penelitian yang digunakan quasy-experimental pre test-post test with control group. Tujuh puluh empat responden terlibat, terbagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang bermakna pada pemberian terapi self help group dengan tingkat ansietas (p=0,000). Variabel yang berhubungan dengan dengan tingkat ansietas antara lain pekerjaan dan lama menjalani hemodialisis, sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah usia, penghasilan jenis kelamin, pendidikan, status pernikahan (p>0,005). Penelitian ini merekomendasikan terapi generalis dan self help group dalam menurunkan tingkat ansietas pasien Gagal Ginjal Kronis di unit hemodialisis.

Downloads

Published

2020-02-17

How to Cite

Djanuar, N. (2020). PENGARUH TERAPI SELF HELP GROUP TERHADAP TINGKAT ANSIETAS PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS (GGK) DI UNIT HEMODIALISIS RSUD KOTA CIREBON. National Nursing Conference, 1(1). Retrieved from https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/nnc/article/view/243