PENGARUH RELAKSASI GUIDE IMAGERY TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESARIA

  • Khusana Rahma STIKes Kuningan

Abstract

Nyeri merupakan salah satudiagnosis ditemukan dalam fase pasca-operasi (termasuk sectio caesaria).Tindakan non-farmakologi untuk meredakan nyeri banyak ditemukan dalamaktifitas keperawatan. Guided imagery merupakan salah satu metode nonfarmakologisuntuk mengurangi rasa sakit dengan menggunakan kata-kata danpenggambaran positi. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan tingkat nyeri untukpasien nyeri pasca operasi section caesaria, sebelum dan setelah diberikanrelaksasi guided imagery. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengansatu kelompok pret test dan post tesmenggunakan 30 respondenpasien pasca operasi section caesaria di ruang marwah Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayusebagai sampel.Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyerisebelum relaksasi guided imagery diberikan menunjukkan 100 % mengalami nyeri setelah dilakukan relaksasi guided imagery 90 % mengalami penurunan nyeri. Analisis dalampenelitian ini menggunakan Wilcoxon Signed Test dengan 95% CI (α = 0,05) dan diperoleh nilai p 0,000 <α (0,05) sebagai hasilnya. Relaksasi guided imagerymemiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkatnyeri pasca operasi sectio caesaria. Relaksasi guided imagery dapat digunakansebagai intervensi perawat dengan menggunakan prosedur operasional standar(SOP) tentang relaksasi guided imagery untuk mengatasi masalah nyeri

Published
2020-02-17
How to Cite
Rahma, K. (2020). PENGARUH RELAKSASI GUIDE IMAGERY TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESARIA. National Nursing Conference, 1(1). Retrieved from https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/nnc/article/view/242