HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN SELF CONTROL MANAJEMEN DIRI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS MALEBER KABUPATEN KUNINGAN

  • Kanapi Kanapi STIKes Kuningan

Abstract

Manajemen diri merupakan usaha individu untuk mengontrol perilakunya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan self control manajemen diri pada penderita hipertensi di Wilayah UPTD Puskesmas Maleber Kabupaten Kuningan Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpossive sampling didapatkan jumlah responden 84 pasien, dengan periode waktu penelitian selama 2 minggu. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh responden. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode Rank Spearman. Hasil analisis univariat menunjukan 49 responden (58,34%) memiliki self efficacy yang baik dan 42 responden (50,0%) memiliki self control manajemen diri yang baik. Hasil analisis korelasi Rank Spearman didapatkan hubungan yang bermakna antara self efficacy (p value = 0,000 <α= 0,445), dan self control manajemen diri (p value= 0,000 <α= 0.445). Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara self efficacy dengan self control manajemen diri. Diharapkan penderita hipertensi, dan perawat bekerjasama untuk mempertahankan dan meningkatkan keyakinan untuk sembuh dan bisa memanajemen dirinya sendiri, sehingga bisa dapat tercapai seoptimal mungkin.

Published
2020-02-17
How to Cite
Kanapi, K. (2020). HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN SELF CONTROL MANAJEMEN DIRI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS MALEBER KABUPATEN KUNINGAN. National Nursing Conference, 1(1). Retrieved from https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/nnc/article/view/239