https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/issue/feed Journal of Public Health Innovation 2022-12-01T00:00:00+00:00 Moch Didik Nugraha mochdidiknugraha@gmail.com Open Journal Systems <p>Journal of public health or the Journal of Public Health Innovation (JPHI) is a journal that is sheltered in the STIKES Kuningan institution and managed in the Public Health Study Program in the hope that the existence of JPHI can provide new changes and innovations in public health science with high mobilization of knowledge, skills and experience from research haril. JPHI is a Journal of Public Health or the Journal of Public Health Innovation (JPHI) is a journal sheltered in the Kuningan STIKES institution and managed in the Public Health Study Program with the hope that the existence of JPHI can provide change and innovation in scientific work throughout Indonesia. The first JPHI was established in 2019 which will be published twice a year following the publication of the journal STIKKU. Presented in a language that is easily understood by the public so that the Journal of Public Healthy Innovation will most often be read by doctors and health experts as reading material and references</p> https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/564 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2022 2022-10-25T07:02:41+00:00 Entin Suryatini xuryatini1234@gmail.com Mamlukah Mamlukah nurMamlukahs986t75@gmail.com Lely Wahyuniar Wahyuniar986t75@gmail.com <p>Angka kematian ibu (mortalitas maternal) merupakan indikator yang mencerminkan risiko yang dihadapi ibu sewaktu hamil dan melahirkan. Penyakit hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab tersering kedua morbiditas dan mortalilas perinatal. Di Indonesia, preeklampsia berat dan eklampsi merupakan penyebab kematian ibu berkisar 15-25%<strong>.</strong> Data pasien preeklamsia di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya sampai bulan Desember tahun 2021 sebanyak 1441 orang.</p> <p>Penelitian yang digunakan adalah analitik deskriptif dengan desain <em>Cross Sectional</em>. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan persalinan di RSUD Dr. Soekardjo pada tahun 2021 sebanyak 313 responden menggunakan teknik <em>purposive sampling. </em>Analisis menggunakan analisis univarit, analisis bivariat (<em>Chi-Square</em>) dan analisis multivariat (<em>Regresi Logistik</em>).</p> <p>Terdapat hubungan antara Pendidikan usia, pendidikan, jarak kehamilan, primigravida dan primigravida beda suami dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil (p value &lt; 0,05). Tidak terdapat hubungan antara paritas, kehamilan ganda dan riwayat preeklamsi dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil (p value &gt; 0,05). Jarak kehamilan menjadi variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan preeklamsi pada ibu hamil.</p> <p> Jarak kehamilan menjadi variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan preeklamsi pada ibu hamil. Oleh karena iitu perlunya menjaga jarak kehamilan sebagai upaya untuk mencegah preeklamsi pada ibu hamil.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/574 HUBUNGAN KOMPETENSI PERAWAT MANAJER DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT PELAKSANA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM KUNINGAN MEDICAL CENTER TAHUN 2022 2022-10-25T06:59:26+00:00 Aditiya Puspanegara kuridit@yahoo.com Nurazizah Nurazizah Nurazizahea2@gmail.com Nur Wulan nurwulan1994@gmail.com Merissa Laora Heryanto merissalaora@gmail.com <p>Motivasi perawat dipengaruhi secara internal dan eksternal salah satunya melalui kompetensi perawat manajer. kompetensi perawat manajer baik (65,8%), dan memiliki motivasi kerja tinggi (55,3%). Jenis penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi sebanyak 38 perawat, sampel sebanyak 38 responden, menggunakan teknik total sampling. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan <em>rank spearman</em>. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil <em>rank</em> <em>spearman</em> diperoleh nilai <em>ρvalue</em> 0,000 &lt; 0,05 dan nilai R = 0,690. Terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi perawat manajer dengan motivasi kerja perawat pelaksana di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Kuningan Medical Center Tahun 2022. Perlunya mempertahankan dan meningkatkan motivasi dalam bekerja sehingga dapat memberikan pelayanan asuhan keperawatan yang optimal.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/603 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PEGAWAI DI RSUD LINGGAJATI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2022 2022-11-04T06:08:57+00:00 Shinta Risnawaty risnawatyshinta789@gmail.com Rossi Suparman rossisuparman@gmail.com Mamlukah Mamlukah lulu.3972@yahoo.com Lely Wahyuniar lelywahyuniar@stikku.ac.id <p>Rumah sakit memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. SDM Kesehatan yang didayagunakan di Fasyankes di Indonesia sebanyak 1.500.541 orang dan di Provinsi Jawa Barat sebanyak 17.9347 orang. Berdasarkan Renja RSUD Linggajati, diperoleh data mengenai Indikator Kinerja Utama RSUD Linggajati yaitu Tingkat Kelulusan Standar Akreditasi Rumah Sakit dengan target (100%) dan pencapaian hanya (73,3%). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai di RSUD Linggajati Kabupaten Kuningan tahun 2022. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain <em>cross sectional </em>(potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 302 orang dan pengambilan sampel dengan teknik <em>purposive sampling</em> sebanyak 172 orang. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat <em>(Rank Spearman) </em>dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik<em>.</em> Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara profesionalisme (<em>p </em>= 0,010), persepsi (<em>p </em>= 0,001), sikap (<em>p </em>= 0,022), kepemimpinan (<em>p = </em>0,000) dan penghasilan (<em>p </em>= 0,028) dengan kinerja pegawai. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kinerja pegawai yaitu penghasilan dengan OR 29,176 (95% CI: 3,502 - 43,059). Diharapkan dapat memonitoring dan memberikan evaluasi terhadap kepegawaian dan penilaian kinerja secara rutin sebagai dasar pemberian <em>reward </em>bagi pegawai yang berkinerja baik.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/594 HUBUNGAN ANTARA HYGIENE SANITASI DENGAN KEBERADAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI KECAMATAN SINDANGAGUNG DAN KECAMATAN LEBAKWANGI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2022 2022-11-01T22:36:53+00:00 Indrayani Indrayani indrayani@gmail.com Ryan Respati Illiyyin respati.illiyyin@gmail.com Ahmad Ropii ropii@gmail.com <p class="TableParagraph" style="margin-right: -.05pt; text-align: justify; text-indent: 1.0cm; line-height: 150%;"><span lang="IN" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;">Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) adalah salah satu bisnis industri dimana produksinya yaitu mengolah air baku sehingga menjadi air minum untuk layak dikonsumsi oleh berbagai orang–orang dengan bentuk pengisian di tempat yang sering kita kenal dengan depot isi ulang. Pada tahun 2020 di Kabupaten Kuningan tempat pengelolaan depot air minum yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 65,5%. Dari hasil laboratorium pemeriksaan kualitas bakteriologi DAMIU Kecamatan Lebakwangi tahun 2021 terdapat DAMIU yang tidak memenuhi syarat dan untuk Kecamatan Sindangagung pada tahun 2021 tidak sama sekali memberikan sampel Air Minum Isi Ulang ke Labkesda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara <em>hygiene</em> sanitasi dengan keberadaan bakteri <em>E.coli</em>.</span></p> <p class="TableParagraph" style="text-align: justify; text-indent: 1.0cm; line-height: 150%;"><span lang="IN" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;">Jenis penelitian yang digunakan analitik observasional dengan desain studi <em>cross sectional</em>. Jumlah populasi sampel pada penelitian ini sebanyak 38 DAMIU. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan uji laboratorium. Uji statistik yang digunakan adalah Korelasi <em>Rank Spearman</em>.</span></p> <p class="TableParagraph" style="text-align: justify; text-indent: 1.0cm; line-height: 150%;"><span lang="IN" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;">Analisis univariat <em>hygiene</em> sanitasi DAMIU yang memenuhi syarat yaitu sebanyak 23 (60,5%), sedangkan depot air minum isi ulang yang tidak ada kandungan bakteri (<em>Escherichia Coli</em>) yaitu sebanyak 33 (86,8%). Analisis bivariat nilai signifikansi 0,980 &gt; <em>p value</em> maka artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel <em>hygiene</em> sanitasi dengan keberadaan bakteri <em>escherichia coli</em> pada depot air minum isi ulang.</span></p> <p class="TableParagraph" style="text-align: justify; text-indent: 1.0cm; line-height: 150%;"><span lang="IN" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;">Tidak adanya hubungan antara hygiene sanitasi dengan keberadaan bakteri <em>escherichia coli</em> pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Sindangagung dan Kecamatan Lebakwangi Tahun 2022. Disarankan agar konsumen lebih memperhatikan <em>hygiene </em>sanitasi dan kualitas air secara bakteriologi di depot air minum isi ulang.</span></p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/604 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN PADA PESERTA MANDIRI DI PUSKESMAS KERTASEMAYA KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2022 2022-11-04T06:08:23+00:00 Murniasih Murniasih murniezweet@gmail.com Rossi Suparman rossisuparman@gmail.com Mamlukah Mamlukah lulu.3972@yahoo.com Esty Febriani estyfebriani@stikku.ac.id <p>Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk capai cakupan kesehatan semesta atau <em>Universal Health Coverage</em> (UHC) salah satunya menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kabupaten Indramayu yang sudah terdaftar sebagai Peserta BPJS sebanyak 1.167.072 jiwa. Sebanyak 116.047 (9,94%) jiwa merupakan peserta BPJS Mandiri. Puskesmas Kertasemaya merupakan Puskesmas tertinggi yang memiliki peserta BPJS Mandiri di Kabupaten Indramayu yaitu sebanyak 5.179 jiwa dengan angka kepatuhan pembayaran iuran BPJS Mandiri sebanyak 1.181 (22,8%) jiwa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan pada peserta mandiri di Puskesmas Kertasemaya Kabupaten Indramayu Tahun 2022. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain <em>cross sectional </em>(potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 1.454 orang dan pengambilan sampel dengan teknik <em>disproportionate stratified random sampling</em> sebanyak 200 orang. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder.</p> <p>Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara pendapatan (<em>p </em>= 0,000), jumlah anggota keluarga (<em>p </em>= 0,006), akses pembayaran (<em>p </em>= 0,05) dan kepuasan pelanggan (<em>p </em>= 0,028) dengan kepatuhan pembayaran iuran. Tidak terdapat hubungan antara umur (<em>p </em>= 0,121), jenis kelamin (<em>p </em>= 0,626), pengetahuan (<em>p </em>= 0,709) dan cara pembayaran (<em>p </em>= 0,691) dengan kepatuhan pembayaran iuran. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan pembayaran iuran yaitu penghasilan.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/602 HUBUNGAN ANTARA KINERJA TENAGA KESEHATAN DENGAN CAPAIAN TARGET KINERJA PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2022 2022-11-04T06:09:27+00:00 Yoyo Suhartoyo yoyosuhartoyo977@gmail.com Esty Febriani estyfebriani@stikku.ac.id Rossi Suparman rossisuparman@gmail.com Mamlukah Mamlukah lulu.3972@yahoo.com <p>Puskesmas selaku organisasi ujung tombak pembangunan kesehatan dituntut mempunyai pelayanan yang bermutu dan berkualitas. Masalah yang sering dialami oleh Puskesmas adalah rendahnya capaian target pelayanan Kesehatan. Berdasarkan data Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) UPTD Puskesmas Pagerageung tahun 2021 didapatkan hasil bahwa Penilaian cakupan pelayanan UKM Esensial hanya 81,78%, cakupan UKM pengembangan hanya 83,11% dan cakupan Pelayanan UKP sebesar 96,39%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kinerja tenaga kesehatan dengan capaian target pelayanan kesehatan di Puskesmas Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya 2022. Jenis penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan desain <em>Cross Sectional</em>. Populasi penelitian ini berjumlah 60 orang dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Instrumen penelitian mengunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Hasil uji korelasi <em>Rank Spearman</em> menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara Orientasi Pelayanan (<em>p </em>= 0,023), Integritas (<em>p </em>= 0,004<em>), </em>Disiplin (<em>p </em>= 0,009) Kerjasama (<em>p = </em>0,011) dan Kepemimpinan (<em>p </em>= 0,041) dengan capaian target kinerja SDM kesehatan di Puskesmas. Variabel disiplin merupakan variabel paling dominan yang berhubungan dengan capaian target kinerja SDM kesehatan di Puskesmas. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan capaian target pelayanan kesehatan baik itu cakupan pelayanan UKM Esensial dan cakupan UKM pengembangan yang mayoritas masih masuk kedalam kategori sedang.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/517 PENGARUH MASA KERJA TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN YANG TERPAPAR KEBISINGAN MELEBIHI NAB DI PT BINTANG ASAHI TEKSTIL INDUSTRI 2022-11-07T09:13:32+00:00 Bella Oktavia bellaoktavia0808@gmail.com <p>Bahaya di tempat kerja dikelompokkan menjadi beberapa tipe, salah satunya bahaya fisik seperti kebisingan. Kebisingan yang melebihi nilai ambang batas &gt;85 dBA berpengaruh terhadap pendengaran pekerja dan pada tingkat kebisingan &gt;85 dBA setelah masa kerja 10 tahun pekerja akan mengalami kehilangan pendengaran. Proses produksi pada PT Bintang Asahi Tekstil Industri menggunakan mesin-mesin yang dapat menimbulkan kebisingan dan memiliki risiko gangguan pendengaran bagi pekerjanya. PT Bintang Asahi Tekstil Industri menyiapkan beberapa alat pelindung diri bagi pekerjanya, termasuk menyediakan alat pelindung telinga. Alat pelindung telinga yang disediakan berupa gumpalan benang untuk melindungi pekerja dari paparan kebisingan. Tingkat kesadaran pekerja untuk patuh menggunakan APD masih kurang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh masa kerja terhadap gangguan pendengaran pada pekerja yang terpapar kebisingan melebihi NAB pada PT Bintang Asahi Tekstil Industri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain <em>cross sectional. </em>Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah pekerja bagian produksi pada PT Bintang Asahi Tekstil Industri dengan hasil perhitungan sampel didapat 71 responden diambil dengan <em>simple random sampling. </em>Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji <em>Pearson Product. </em>Hasil penelitian didapatkan nilai uji pengaruh masa kerja terhadap gangguan pendengaran adalah (p=0,0001). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh masa kerja terhadap gangguan pendengaran pada pekerja yang terpapar kebisingan melebihi NAB di PT Bintang Asahi Tekstil Industri.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/598 PENGARUH PENDELEGASIAN KEPALA RUANGAN TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RSU KUNINGAN 2022-11-04T06:09:51+00:00 Moch. Didik Nugraha mohdidiknugraha@gmail.com Aditiya Puspanegara aditiyapuspannegara@gmail.com Nur Prihatinni nurprihatini@gmail.com Nur Wulan nurwulan1994@gmail.com <p>Pendelegasian kepala ruangan diartikan sebagai unsur penting untuk menentukan kelancaran suatu pelayanan di Rumah Sakit. Kepuasan kerja berkaitan dengan sikap perawat dalam menilai kemampuan yang tercapai. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tentang pengaruh pendelegasian kepala ruangan terhadap kepuasan kerja perawat pelaksana di ruang rawat inap RS Kuningan. Jenis penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan rancangan <em>cross sectional</em>. Populasinya sebanyak 38 orang perawat pelaksana. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Teknik <em>total sampling </em>dengan besar sampel 38 instrumen yang digunakan adalah kuisoner dengan cara pengisian kuisoner secara mandiri. pengumpulan data menggunakan pengukuran dan kuisoner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji <em>rank spearman</em> dengan derajat kemaknaan α = 0,05. Hasil analisis univariat menunjukan bahwa pendelegasian kepala ruangan dengan kategori baik sebanyak 25 (65,8%) dan kepuasan kerja dengan kategori kepuasan tinggi sebanyak 19 (50,0%). Hasil analisis bivariat dengan korelasi <em>rank spearman</em> didapatkan nilai p = 0.002 (p˂0,05) juga didapatkan hasil korelasi dengan nilai 0.484 yang memiliki kekuatan sedang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pendelegasian kepala ruangan dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di ruang rawat inap RS Kuningan. Saran: Jika terdapat permasalahan yang dialami oleh perawat maka sebaiknya langsung dikomunikasikan dengan baik, baik dengan dengan kepala ruangan atau dengan pihak yang berkaitan, sehingga kepuasan kerja perawat pelaksana dapat dirasakan dan dapat tercapai dengan mempertahankan lingkungan kerja yang harmonis.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/531 PENGARUH PENYULUHAN TENTANG COVID -19 TERHADAP KETAATAN PENGGUNAAN MASKER PADA LANSIA DI DESA PANYINGKIRAN KABUPATEN MAJALENGKA 2021 2022-11-07T07:59:40+00:00 Iha Solikhah soli.ihaaha@gmail.com Nur Arofah nurarofah@gmail.com Yulinar Sembiring Sembiring@gmail.com Nanda Pratama Pratama@gmail.com Dewi Laelatul Badriah dewilaelatulb@gmail.com <p>Lansia mempunyai angka mortalitas yang tinggi akibat Covid-19. Kerentanan lansia pada masa pandemi Covid-19 disebabkan oleh penurunan daya tahan dan penyakit komorbid pada lansia yang dapat meningkatkan resiko kematian. Lansia memiliki kecenderungan untuk mengalami disfungsi organ multi-sistem imun yang menyebabkan adanya <em>inflammaging</em>. Sesuai dengan yang tercantum dalam SK Kemenkes salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19 adalah dengan penggunaan masker saat berkativitas di luar rumah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia dalam penggunaan masker untuk melindungi dirinya dari terpaparnya Covid-19. Memberikan edukasi melalui penyuluhan tentang Covid-19 kepada lansia sehingga lansia terampil serta disiplin dalam menggunakan masker. Metode yang digunakan adalah <em>quasy eksperimen </em>yang berbentuk penyuluhan tentang pencegahan Covid-19 pada lansia dan pemeriksaan penggunaan masker pada lansia sebanyak 52 orang. Variabel terikatnya adalah pengetahuan tentang Covid-19. Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh P-value 0,000 yang menunjukkan terdapat pengaruh peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan lansia dalam memakai masker terhadap upaya pencegahan Covid-19. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan, kesadaran, kedisiplinan dan keterampilan lansia dalam penggunaan masker untuk melindungi dirinya dari terpaparnya Covid-19. Saran yang dapat dilaksanakan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah lansia menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta menerapkan protokol kesehatan lainnya seperti menjaga jarak, cuci tangan dan perilaku hidup sehat.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/article/view/614 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN PASIEN COVID-19 DI KOTA TASIKMALAYA 2020-2022 2022-11-11T04:26:39+00:00 Dani Farid Abdullah farid.da2209@gmail.com Dewi Laelatul Badriah laelatul@gmail.com Lely Wahyuniar wahyuniar@gmail.com <p>Kota Tasikmalaya menempati posisi ke-14 terbanyak di Jawa Barat penyumbang angka terkonfirmasi Covid-19 dengan 19.559 kasus yang terdiri dari 12.303 simptomatik (bergejala) dan 7.255 Asimptomatik (tidak bergejala). angka kematian akibat Covid-19 sebanyak 601 kasus atau 3.07%. Dari jumlah tersebut angka kematian terbanyak terjadi pada bulan Juli 2021 dengan 214 kasus. Mortalitas akibat Covid-19 ini sangat memprihatinkan karena persentase kematian di Kota Tasikmalaya lebih besar dibandingkan dengan Persentase kematian Jawa Barat yang hanya 1,4% dan Indonesia 2,9%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya 2020-2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Covid-19, Populasi yang tercatat mulai April 2020 - April 2022 Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dengan jumlah 19.559 kasus. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh seluruh pasien Covid-19 yang tercatat di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sebanyak 19.559 pasien, dengan 601 kasus kematian. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji <em>chi square</em>, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, vaksinasi, komorbid dan riwayat perjalanan dengan kematian pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya 2020-2022. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumbangan pemikiran terhadap upaya penanggulangan penyakit Covid-19, bahan evaluasi dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19, serta dapat memberikan informasi kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.</p> 2022-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022