HUBUNGAN ANTARA HYGIENE SANITASI DENGAN KEBERADAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI KECAMATAN SINDANGAGUNG DAN KECAMATAN LEBAKWANGI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2022
DOI:
https://doi.org/10.34305/jphi.v3i01.594Keywords:
DAMIU, Hygiene Sanitasi, E. coliAbstract
Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) adalah salah satu bisnis industri dimana produksinya yaitu mengolah air baku sehingga menjadi air minum untuk layak dikonsumsi oleh berbagai orang–orang dengan bentuk pengisian di tempat yang sering kita kenal dengan depot isi ulang. Pada tahun 2020 di Kabupaten Kuningan tempat pengelolaan depot air minum yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 65,5%. Dari hasil laboratorium pemeriksaan kualitas bakteriologi DAMIU Kecamatan Lebakwangi tahun 2021 terdapat DAMIU yang tidak memenuhi syarat dan untuk Kecamatan Sindangagung pada tahun 2021 tidak sama sekali memberikan sampel Air Minum Isi Ulang ke Labkesda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hygiene sanitasi dengan keberadaan bakteri E.coli.
Jenis penelitian yang digunakan analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Jumlah populasi sampel pada penelitian ini sebanyak 38 DAMIU. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan uji laboratorium. Uji statistik yang digunakan adalah Korelasi Rank Spearman.
Analisis univariat hygiene sanitasi DAMIU yang memenuhi syarat yaitu sebanyak 23 (60,5%), sedangkan depot air minum isi ulang yang tidak ada kandungan bakteri (Escherichia Coli) yaitu sebanyak 33 (86,8%). Analisis bivariat nilai signifikansi 0,980 > p value maka artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel hygiene sanitasi dengan keberadaan bakteri escherichia coli pada depot air minum isi ulang.
Tidak adanya hubungan antara hygiene sanitasi dengan keberadaan bakteri escherichia coli pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Sindangagung dan Kecamatan Lebakwangi Tahun 2022. Disarankan agar konsumen lebih memperhatikan hygiene sanitasi dan kualitas air secara bakteriologi di depot air minum isi ulang.
References
A, Muhid. 2019. Analisis Statistik 5 Langkah Praktik Analisis Statistik Dengan SPSS For Windows. Zifatama Jawara. Surabaya.
Asfawi, S. 2004. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Bakteriologis Air Minum Isi Ulang Pada Tingkat Produsen Di Kota Semarang. Universitas Diponegoro.
Citra. 2016. “7 Pemanfaatan Sumber Daya Air Dalam Kehidupan Manusia.” https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/hidrologi/pemanfaatan-sumber-daya-air.
Dewi. 2019. Metodologi Penelitian Ilmu–Ilmu Kesehatan. Tasikmalaya: Multazam Bandung.
Dinkes. 2020. Profil Dinas Kesehatan Kuningan Tahun 2020. Kuningan.
Diskominfo. 2022. “Pemerintahan Kecamatan Lebakwangi 2007 – 2022.”
Diskominfo. 2022. “Pemerintahan Kecamatan Sindangagung 2007–2022.” 2022.
Karame, M., Palandenh, H., Sondakh, R. C. 2014. “Hubungan Antara Hgiene SANITASI DEPOT Air Minum Isi Ulang Dengan Kualitas Bakteriologi Pada Air Minum Di Kelurahan Bailang Dan Molas Kota Manado.”
Mairizki F. 2017. “Analisis Higiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu) Di Sekitar Universitas Islam Riau.” J Endur 2: 3.
Menteri Kesehatan RI. “Peraturan Menteri Kesehatan Negara RI No. 43 Tahun 2014 Tentang Higiene Sanitasi Depot Air Minum.” 2014.
Nurasia. 2017. “Analisis Kualitas Kimia Dan Fisika Air Minum Dalam Kemasan Yang Diproduksi Di Kota Palopo.” Journal of Chemical Information and Modeling 53 (9): 1689–1699.
Permenkes RI No.492, 2010. 2010. “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.” In Kemenkes RI. 2010.
Purwana R. 2006. “Pedoman Pengawasan Higiene Sanitasi Depot Air Minum Semarang Jawa Tengah: Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah.”
Tatuwo, I. A. et al. n.d. “Depot Air Minum Di Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud.” 2020.
Mila W, Nabilah SL, Puspikawati SI. 2020. “Higiene Dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur : Kajian Deskriptif.” Jurnal Ikesma 16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Journal of Public Health Innovation (JPHI) published under the terms of a Creative Commons Attribution 4.0 International License / CC BY 4.0 This license permits anyone to copy and redistribute this material in any form or format, compose, modify, and make derivative works of this material for any purpose, including commercial purposes, so long as they include credit to the Author of the original work.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License / CC BY 4.0