STUDI ANALISIS KETERCAPAIAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN AKREDITASI PUSKESMAS DAN KINERJA PUSKESMAS DI KABUPATEN KUNINGAN

Authors

  • Dessy Sutanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Rossi Suparman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Triseu Setianingsih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Dewi Laelatul Badriah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.34305/jphi.v2i02.462

Keywords:

implementasi Kebijakan, Akreditasi, Kinerja Puskesmas

Abstract

Akreditasi merupakan salah satu kebijakan bentuk yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Implementasi kebijakan tersebut dilaksanakan setelah dikeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktek Mandiri Dokter dan Tempat Praktek Mandiri Dokter Gigi. Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) merupakan rangkaian dalam Manajemen Puskesmas, suatu kegiatan yang bekerja secara sistematik untuk menghasilkan keluaran yang efektif dan efisien (Permenkes, 2016). PKP merupakan salah satu penilaian yang ada dalam akreditasi Puskesmas. Permenkes No 46 tahun 2016 menyatakan bahwa di dalam PKP terdapat cakupan program, manajemen dan mutu yang dinilai dari mulai input, proses dan output.metode campuran ). Sampel penelitian untuk kuantitatif adalah total sampling 37 Puskesmas, dan untuk kualitatif adalah teknik probabilitas dengan stratifikasi sebanyak 9 Puskesmas. Analisis data kuantitatif dialkukan dengan uji Chi Square, untuk data kualitatif menggunakan analisis tema Matriks

Hasil analisis bivariat yang didapatkan tidak ada hubungan antara capaian akreditasi Puskesmas dengan capaian kinerja Puskesmas di Kabupaten Kuningan dengan p=0,639. Untuk mendapatkan kualitatif dari keempat faktor yang berhubungan dengan implementasi kebijakan akreditasi Puskesmas di Kabupaten Kuningan tahun 2019 yang dapat segera ditingkatkan capaiannya tanpa membutuhkan waktu dan biaya yang besar adalah faktor hubungan antar organisasi.

References

Almoajel, A. M. (2012). Relationship Between Accreditation and Quality Indicators in Hospital Care: A Review of Literature. World Applied Sciences Journal.

Dinkes Kab. Kuningan. (2020a). Laporan Tahunan Seksi Pelayanan Kesehatan, Perizinan dan Rujukan Tahun 2019. Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan.

Dinkes Kab. Kuningan. (2020b). Profil Kesehatan Kabupaten Kuningan Tahun 2019. Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan.

Keban, Y. T. (2007). Pembangunan Birokrasi di Indonesia, Pidato Pengukuran Guru Besar pada FISIP UGM.

Kemenkes RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 44 tahun 2016 tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/folder/view/01/structure-publikasi-pusdatin-profil-kesehatan.html

Nugroho, R. (2012). Public Policy : Dinamika Kebijakan; Analisis Kebijakan; Manajemen Kebijakan (4th ed.). PT Elex Media Komputindo.

Pohan, I. S., & Widyastuti, P. (2007). Jaminan Mutu Layanan Kesehatan : Dasar-dasar Pengertian Dan Penerapan. EGC.

Putri, K. M. (2020). Hubungan Akreditasi terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan di PUSKESMAS Pasundan Samarinda. Borneo Student Research, 1(3). https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/1139

Siagian, S. P. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi VI (VI). Raja Grafindo Persada.

Subarsono, A. G. (2013). Aanalisis Kebijakan Publik : Konsep, Teori dan Aplikasi (5th ed.). Puastaka Pelajar.

Widodo, J. (2010). Analisis Kebijakan Publik. PT. Bumi Aksara.

Winarno, B. (2014). Kebijakan Publik Teori, Proses dan Studi Kasus (Revisi). CAPS.

Downloads

Published

2022-06-09

How to Cite

Sutanti, D., Suparman, R., Setianingsih, T., & Laelatul Badriah, D. (2022). STUDI ANALISIS KETERCAPAIAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN AKREDITASI PUSKESMAS DAN KINERJA PUSKESMAS DI KABUPATEN KUNINGAN . Journal of Public Health Innovation, 2(02), 189–198. https://doi.org/10.34305/jphi.v2i02.462
Abstract viewed = 15 times