PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK BAGI KESEHATAN PADA REMAJA USIA 15-20 TAHUN DI TANGERANG SELATAN

Authors

  • Ismayatun Jariyah Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Mustakim Mustakim Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.34305/jphi.v2i2.436

Keywords:

Rokok, Merokok, Pengetahuan, Remaja

Abstract

Nikotin adalah zat alkaloid yang ada secara natural ditanaman tembakau nikotin juga didapati pada tanaman-tanaman lain dari famili Solanaceae seperti tomat, kentang, terong dan merica hijau pada level sangat kecil dibanding pada tembakau nikotin tidak berwarna tetapi segera menjadi coklat ketika bersentuhan dengan udara. Merokok merupakan kegiatan membakar tembakau kemudian asapnya dihisap. maka penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional karena studi penelitian ini dilakukan tanpa memberikan intervensi atau perlakuan khusus pada subjek penelitian. Studi penelitian ini adalah cross sectional untuk melihat Gambaran Tingkat Pengetahuan Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Pada Remaja Usia 15-20 Tahun di Tangsel. Hasil ini menunjukan adanya kecenderungan bahwa pengetahuan yang rendah akan membentuk perilaku remaja untuk merokok, sebaliknya pengetahuan yang tinggi lebih cenderung memiliki perilaku tidak merokok.Pengetahuan baik dan kurang apabila dikatakan baik jika X> dari median dan pengetahauan kurang jika X< Median. Sehingga dapat disimpulkan dari penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan baik sebesar 59,0% responden dan pengetahuan kurang sebesar 41,0% responden.

References

Azkiyati, Ademaya. 2012. Hubungan perilaku merokok dengan harga diri remaja laki-laki yang merokok di SMK PUTRA BANGSA. Depok.

Mangoenprasodjo, S.A. & Hidayati, N.S (2005). Hidup Sehat Tanpa Rokok. Yogyakarta : Pradipta Publishing.

Amiruddin, R. (2006). Risiko Asap Rokok dan Obat-obatan Terhadap Kelahiran Premature Di RumahSakit ST. Fatimah Makasar

Martha Morrow. Epidemiology of tobacco use:Health effect of smoking on women. Course readings in short course in Tabacco Control and Gander. Key Centre for Women’s Health in Society University of Melbourne, Nov. 2000,p.93-121.

Pramesta, B.D., 2014, Deteksi Derajat Keasaman (PH) Saliva Pada Pria Perokok dan Perokok Laporan Penelitian, Fak.Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Univ.Islam Negeri Syarif.Hidayatullah,Jakarta.

Rohmadi, afdol dkk. 2013. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Rokok Dengan

Kebiasaan Merokok Siswa SMP di Kota Padang.

Kadar, tepiane J. 2017.Hubungan Tingkat Pengetahuan Bahaya Rokok dengan Perilaku

Merokok Mahasiswa Laki-Laki di Fakultas Kedokteran. Universitas Islam Bandung.

Kusuma,A.R.P.,2012, Pengaruh Merokok Terhadap Kesehatan Gigi dan Rongga Mulut, http://jurnal.unisula.ac.id/index.php/majalah%20ilmiahsultanagung/article/viewFile/

Ibnu. (2013). Gambaran Tingkat PengetahuanRemaja tentang Bahaya Merokok bagi Kesehatan Di SMA N Klageo. Skirpsi

Tarwoto. (2010) Kesehatan Remaja: Problem dan Solusinya. Jakarta:Salemba Medika

Mangoenprasodjo, S.A. &Hidayati, N.S (2005). HidupSehatTanpaRokok. Yogyakarta :Pradipta Publishing.

Martha Morrow. Epidemiology of tobacco use:Health effect of smoking on women. Course readings in short course in Tabacco Control and Gander. Key Centre for Women’s Health in Society University of Melbourne, Nov. 2000,p.93-121.

Pramesta, B.D., 2014, DeteksiDerajatKeasaman (PH) Saliva Pada PriaPerokok dan PerokokLaporanPenelitian, Fak.Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Univ.Islam Negeri Syarif.Hidayatullah,Jakarta.

Soetjiningsih. 2004. Hubungan Persepsi Remaja Tentang Rokok. Rineka Cipta.

Downloads

Published

2022-06-09

How to Cite

Jariyah, I., & Mustakim, M. (2022). PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK BAGI KESEHATAN PADA REMAJA USIA 15-20 TAHUN DI TANGERANG SELATAN. Journal of Public Health Innovation (JPHI), 2(02), 159–167. https://doi.org/10.34305/jphi.v2i2.436
Abstract viewed = 122 times