Journal of Nursing Practice and Education https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe <p>Journal of Nursing Practice and Education (JNPE) is an online publishing system based on Open Journal System published by the Institute of High School of Kuningan Health Sciences (STIKKU) and managed by the study program of Science Nursing. JNPE is a journal of scientific research results in the field of nursing with articles that have not been published online or printed versions. JNPE stands in 2020, has an online and print version with a schedule of publications in June and December in every year.&nbsp;JNPE is presented in a language that is easily understood by the community so that the Journal Of Nursing Practice And Education can be used as a reading and reference material by all nursing personnel.</p> Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi en-US Journal of Nursing Practice and Education 2775-0663 <p>Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:</p> <p>Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal&nbsp;Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.</p> HUBUNGAN FREKUENSI DAN DURASI PENYAKIT INFEKSI DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/374 <p>Masa balita adalah masa <em>golden </em><em> age</em> dimana periode dalam masa ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan untuk kelangsungan hidup kedepannya, karena masa balita ini kelompok umur yang rawan gizi dan rawan penyakit. Masalah status gizi khususnya anak pendek (<em>stunting</em>) di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. <em>Stunting</em> juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu penyakit infeksi diantaranya diare dan ISPA. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi dan durasi penyakit infeksi (Diare dan ISPA) dengan kejadian <em>stunting</em> di wilayah kerja Puskesmas Kebasen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif <em>Analitik Observasional</em> dengan pendekatan <em>case-control.</em> Jumlah sampel 96 responden pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode <em>cluster sampling</em>. Instrumen penelitian ini adalah lembar kuesioner dengan uji <em>Chi-Square. </em>Hasil penelitian ini bahwa usia 24-59 bulan yang mengalami penyakit diare dan ISPA yang lebih sering dan lama yaitu anak yang mengalami <em>stunting </em>dibandingkan dengan anak balita normal dengan nilai frekuensi diare <em>-value 0,013 </em>(&lt;0,05), durasi diare <em>p-value</em><em> 0,030 (&lt;0,05)</em>, frekuensi ISPA <em>p-value 0,016 (&lt;0,05), </em>durasi ISPA <em>p-value</em><em> 0,021 (&lt;0,05), </em>dengan kejadian <em>stunting. </em>Terdapat hubungan antara frekuensi dan durasi penyakit infeksi (Diare dan ISPA) dengan kejadian <em>stunting</em>, oleh karena itu harus menjadi perhatian ibu untuk mengetahui tentang kesehatan anak terutama penanganan pertama penyakit infeksi pada balita.</p> Vita Hasta Lusiani Atika Dhiah Anggraeni Copyright (c) 2021 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-12-02 2021-12-02 2 1 1 13 10.34305/jnpe.v2i1.374 FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU REMAJA TERHADAP PERSONAL HYGIENE PADA SAAT MENSTRUASI DI AKADEMI KEBIDANAN PRIMA HUSADA BOGOR TAHUN 2021 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/357 <p><em>Personal hygiene </em>menstruasi merupakan tindakan menjaga kebersihan organ kewanitaan untuk menjaga dan mencegah terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi remaja akan ketidaktahuannya tentang pentingnya <em>personal hygiene </em>saat menstruasi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi <em>cross sectional</em>, data yang dikumpulkan dengan pendekatan <em>cross sectional </em>dikumpulkan dalam satu waktu menggunakan kuesioner dengan jumlah populasi dan sampel yang sama yaitu 151 remaja. Dengan hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan <em>personal hygiene </em>saat menstruasi, tidak terdapat hubungan antara sikap dengan <em>personal hygiene </em>saat menstruasi, tidak terdapat hubungan antara perilaku dengan <em>personal hygiene </em>saat menstruasi, tidak terdapat hubungan antara sumber informasi dengan <em>personal hygiene </em>saat menstruasi, tidak terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan <em>personal hygiene</em>. Diharapkan bagi tempat penelitian agar dapat mengadakan pendidikan kesehatan tentang pemeliharaan reproduksi remaja guna meningkatkan pemahaman remaja dalam melakukan <em>personal hygiene</em> saat menstruasi maupun saat tidak menstruasi.</p> Hermawati Annisa Fitri Rahmadini Meti Kusmiati Copyright (c) 2021 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-12-02 2021-12-02 2 1 14 21 10.34305/jnpe.v2i1.357 PENGARUH PENGGUNAAN BUKU SDKI, SLKI DAN SIKI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PERAWAT DALAM MEMBUAT DOKUMENTASI KEPERAWATAN BERBASIS SDKI, SLKI DAN SIKI DI RUMAH SAKIT KMC KUNINGAN TAHUN 2021 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/334 <p>Rumah sakit mempunyai peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memberikan pelayanan kesehatan yang baik merupakan bentuk kepuasan bagi masyarakat. Asuhan keperawatan yang berkualitas menentukan pelayanan kesehatan yang berkualitas juga. Untuk membuat asuhan keperawatan yang berkualitas, perawat harus memiliki tingkat pengetahuan yang baik, khususnya pendokumentasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku SDKI, SLKI dan SIKI terhadap peningkatan pengetahuan perawat dalam membuat dokumentasi asuhan keperawatan berbasis SDKI, SLKI dan SIKI di Rumah Sakit KMC Kuningan Tahun 2021. Desain penelitian ini adalah <em>quasy eksperimen pretest and posttest with control group</em>. Seluruh perawat rawat inap sebagai subjek penelitian. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 36 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan yang berisi teori SDKI, SLKI dan SIKI. Kemudian dianalisis dengan menggunakan uji non parametrik <em>Wilcoxon test</em> dan <em>independent paired t-test</em>. Terdapat pengaruh penggunaan buku SDKI, SLKI dan SIKI terhadap peningkatan pengetahuan perawat dalam membuat dokumentasi keperawatan berbasis SDKI, SLKI dan SIKI di rumah sakit KMC Kuningan Tahun 2021. Hasil penelitian kelompok intervensi menunjukkan <em>p-value</em> 0,003 dan perbedaan kelompok intervensi dan kelompok kontrol menunjukkan <em>p-value</em> 0,0001. Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan perawat pada kelompok yang diberikan intervensi penggunaan buku dan pelatihan buku SDKI, SLKI dan SIKI dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi dan pelatihan buku SDKI, SLKI dan SIKI. Diharapkan perawat dapat mengikuti pelatihan secara periodik apabila pihak manajemen rumah sakit membuat program pelatihan terkait ketiga buku tersebut agar pengetahuan semakin bertambah.</p> Via Alfiyah Awaliyani Aria Pranatha Nur Wulan Copyright (c) 2021 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-12-02 2021-12-02 2 1 22 32 10.34305/jnpe.v2i1.334 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN KEPATUHAN IBU MELAKSANAKAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI 1-12 BULAN https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/359 <p>Menurut WHO (<em>World Health </em><em>Organization</em>) cakupan global imunisasi anak dasar telah meningkat dari 50% menjadi lebih dari 80% sejak dibentuknya Program Perpanjangan WHO. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan ibu melaksanakan imunisasi dasar. Penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan pendekatan <em>cross sectional.</em> Populasi penelitian ini ibu yang memiliki bayi sebanyak 400 responden dan sampel 200 responden, dari perhitungan rumus <em>slovin </em>dan teknik <em>sampling</em> menggunakan <em>accidental sampling</em>. Ibu yang tingkat pengetahuan kurang sebanyak 83 (41,5%) dan tingkat pengetahuan baik sebanyak 117 (58,5%). Ibu yang tidak patuh melaksanakan imunisasi dasar sebanyak 94 (47%) dan ibu yang patuh melaksanakan imunisasi dasar sebanyak 106 (53%). Hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan ibu melaksanakan imunisasi dasar denganpengetahuannya kurang terdapat 72 orang (86,7%) yang tidak patuh melaksanakan imunisasi dasar, ibu yang berpengetahuan baik 22 orang (18,8%) tidak patuh melaksanakan imunisasi dasar. Ibu yang pengetahuan kurang 11 orang (13,3%) patuh melaksanakan imunisasi dasar, ibu yang berpengetahuan baik 95 orang (81,2%) patuh dalam melaksanakan imunisasi dasar. Hasil uji statistik didapatkan hubungan pengetahuan dan kepatuhan melaksanakan imunisasi dasar, (<em>ρ-value</em> 0,000 dan OR 28,2%), maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu mempengaruhi kepatuhan ibu melaksanakan imunisasi dasar pada bayi 1-12 bulan.</p> Sabilla Nur Fajriah Rindasari Munir Fitria Lestari Copyright (c) 2021 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-12-02 2021-12-02 2 1 33 41 10.34305/jnpe.v2i1.359 HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENDIDIKAN SEKS DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DI SMK MUTIARA INSANI https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/358 <p>Perilaku seks pranikah adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual baik dengan lawan jenisnya maupun dengan sesama jenis. Salah satu faktor penyebab utamanya yaitu minimnya pengetahuan seks yang benar dan terpadu melalui pendidikan formal maupun non formal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja tentang pendidikan seks dengan perilaku seks pranikah di SMK Mutiara Insani tahun 2021. Penelitian ini menggunakan Metode <em>observasional analitik </em>dengan pendekatan <em>cross sectional. </em>Sampel yang digunakan <em>total sampling</em> dengan subjek penelitian sejumlah 35 responden terdiri dari siswa SMK Mutiara Insani Kejuruan Multimedia. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan analisis dan uji statistik yang digunakan adalah uji <em>chi-square </em>dengan bantuan program SPSS versi 23. Dari penelitian ini yang diperoleh hasil bahwa responden dengan pengetahuan kurang berjumlah 18 orang (51,4%) dan pengetahuan baik berjumlah 1 orang (2,9%) sedangkan responden perilaku positif berjumlah 22 orang (62,9%) dan dengan perilaku baik berjumlah 13 orang (37,1%). Dari hasil uji statistik <em>Chi-square</em> diperoleh nilai <em>ρ-value</em> 0,211&lt; 0,05 maka Ha ditolak yang artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan pendidikan seks dengan perilaku seks pranikah. Oleh karena itu diharapkan siswa mendapatkan pembelajaran atau penyuluhan tentang dampak dan cara menghindari seks pranikah untuk meningkatkan pengetahuan sehingga menghindari hal tersebut.</p> Deti Ismayanti Lela Zakiah Imas Nurjanah Copyright (c) 2021 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-12-02 2021-12-02 2 1 42 48 10.34305/jnpe.v2i1.358 HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU KADER TENTANG KANKER SERVIKS DI DESA DARMA KECAMATAN DARMA TAHUN 2018 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/337 <p>Kanker serviks menempati posisi tertinggi sebagai penyakit kanker yang menyerang kaum perempuan. Indonesia didapatkan sebesar 1,4 per 1.000 penduduk serta merupakan penyebab kematian nomor 7 dari seluruh penyebab kematian. Tingginya angka kematian yang disebabkan kanker leher rahim dapat dicegah apabila wanita dewasa muda memiliki pengetahuan dan menyadari bahwa kanker leher rahim merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap tentang pencegahan kanker serviks pada ibu kader di Desa Darma Kecamatan Darma Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan <em>cross sectional </em>dengan menggunakan data primer, jumlah sampel sebanyak 30 responden, teknik pengambilan sampel <em>total sampling</em> yaitu seluruh ibu kader di Desa Darma Kecamatan Darma tahun 2018, analisa data menggunakan <em>Spearman Rank</em>. Hasil analisis univariat sebagian ibu kader memiliki pengetahuan baik sebanyak 46,7% dan memiliki sikap baik sebanyak 58,7%. Hasil analisis bivariat nilai <em>p= </em>0,023 dan nilai <em>r=</em>0,415. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap tentang pencegahan kanker serviks pada ibu kader di Desa Darma Kecamatan DarmaTahun 2018. Diharapkan ibu kader dapat membantu menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh kepada masyarakat luas sehingga pengetahuan masyarakat tentang kanker leher rahim serta pencegahannya meningkat.</p> Fera Riswidautami Herwandar Reni Gustiawati Copyright (c) 2021 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-12-02 2021-12-02 2 1 49 60 10.34305/jnpe.v2i1.337 HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA MENGENAI PENGGUNAAN PANTYLINER DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/360 <p>Data penelitian menunjukkan bahwa sekitar 90% perempuan di Indonesia mengalami keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja mengenai penggunaan <em>pantyliner </em>dengan kejadian keputihan di SMK Telekomedika Bogor. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dan desain penelitian yang digunakan metode <em>correlation </em>dengan pendekatan <em>cross sectional</em>, populasi dan sampel berjumlah 63 siswi menggunakan total sampling. Hasil penelitian terdapat siswi yang mengetahui pengetahuan kesehatan reproduksi sebanyak 54%, penggunaan pantyliner sebanyak 36,5% dan mengalami keputihan 38,1%. Hasil <em>uji chi square </em>didapatkan keduanya <em>p-value</em> = 0,001 &lt; 0,05 artinya ada hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja mengenai penggunaan <em>pantyliner </em>dengan kejadian keputihan. Diharapkan responden bisa lebih memahami tentang keputihan sehingga bisa membagi ilmunya kepada masyarakat.</p> Nanda Amalia Nina Yusnia Copyright (c) 2021 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-12-02 2021-12-02 2 1 61 68 10.34305/jnpe.v2i1.360