Journal of Nursing Practice and Education https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe <p>Journal of Nursing Practice and Education (JNPE) is an online publishing system based on Open Journal System published by the Institute of High School of Kuningan Health Sciences (STIKKU) and managed by the study program of Science Nursing. JNPE is a journal of scientific research results in the field of nursing with articles that have not been published online or printed versions. JNPE stands in 2020, has an online and print version with a schedule of publications in June and December in every year.&nbsp;JNPE is presented in a language that is easily understood by the community so that the Journal Of Nursing Practice And Education can be used as a reading and reference material by all nursing personnel.</p> Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi en-US Journal of Nursing Practice and Education 2775-0663 <p>Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:</p> <p>Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal&nbsp;Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.</p> HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AL – MULK KOTA SUKABUMI https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/452 <p>Pelayanan keperawatan merupakan salah satu sistem pelayanan kesehatan yang memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit. Keberhasilan pelayanan keperawatan sangat ditentukan oleh kinerja perawat. Jika perawat merasa puas dengan pekerjaanya maka kinerjanya pun akan baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat pelaksana di RSUD Al – Mulk Kota Sukabumi. Kepuasan kerja merupakan sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Kinerja merupakan suatu hasil kerja perawat yang dilakukan sesuai dengan tugas dalam suatu organisasi.</p> <p>Desain penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi penelitian semua perawat pelaksana di RSUD Al-Mulk dengan sampel 34 orang dengan teknik <em>total sampling</em>. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan <em>mean</em>, distribusi frekuensi dan presentase setiap kategori, analisa bivariat menggunakan uji<em> somers’d</em>. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kepuasan kerja cukup puas dan kinerja baik. Analisis uji hipotesis dengan nilai <em>P</em><em>-value</em> 0,008 dan nilai <em>somers’d</em> 0,380 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang lemah antara kepuasan kerja dengan kinerja perawat pelaksana. Disimpulkan sebagian besar perawat pelaksana memiliki kepuasan kerja cukup puas dengan kinerja baik serta ada hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat pelaksana. Perlu adanya perencanaan yang berkaitan dengan peningkatan kepuasan kerja dan kinerja. Terutama peningkatan masalah aspek gaji dan promosi.</p> Johan Budhiana Thahira Nasagi Rosa Affandi Abdul Rahman La Ede Copyright (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-09 2022-06-09 2 02 69 79 10.34305/jnpe.v2i2.452 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENIKAH DINI MENGENAI GIZI BALITA TERHADAP RESIKO KEJADIAN STUNTING https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/414 <p>Stunting ialah suatu permasalahan gizi yang dirasakan dunia, khususnya pada Negara berkekurangan dan&nbsp; berkembang.Kabupaten Bogor ialah salah&nbsp; satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang mempunyai prevalensi stunting menggunakan angka yg relatif tinggi, terdapat sekitar 32,9% atau 282.627 balita berasal jumlah holistik 859.501 balita yang menderita stunting hingga akhir tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan bunda menikah dini mengenai gizi balita terhadap resiko insiden stunting di BPM Tanti Lisnawati Sutisna Pamijahan 2021.Metode yg digunakan Kuantitatif dan&nbsp; memakai jenis penelitian kuesioner analitik pendekatan crossectional, penelitian ini memakai populasi bunda memiliki balita yang memeriksakan diri di bidan praktek mandiri. Sampel yang digunakan yaitu teknik probability sampling ada 36 sampel mak&nbsp; yg memiliki balita. Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu korelasi yg signifikan antara pengetahuan ibu menikah dini mengenai gizi balita serta resiko insiden stunting p value (0,02) dengan nilai Odd Ratio (0,tiga). kesimpulan dapat disimpulkan bahwa bunda menikah dini yg memiliki pengetahuan kurang mengenai gizi balita dapat meningkatkan resiko kejadian stunting, Saran dari peneliti artinya dibutuhkan peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih luas lagi sebab cakupan pengetahuan bunda mengenai gizi sangat luas serta umum</p> Nina Yusnia Widya Astuti Lela Zakiah Copyright (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-09 2022-06-09 2 02 80 89 10.34305/jnpe.v2i2.414 PENGARUH TERAPI KOGNITIF UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN TERHADAP ORANG DENGAN HIV-AIDS (ODHA) DI KOTA GORONTALO https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/460 <p>Terapi Kognitif ini dikembangkan pada pasien yang kecemasan, depresi, skizofrenia. Hal ini menyatakan bahwa Terapi Kognitif dapat difokuskan pada distorsi pola pikir yang bisa menyebabkan gangguan mental dan perasaan yang tidak nyaman.&nbsp; Tujuan Penelitian ini Adakah Pengaruh Terapi Kognitif Untuk Menurunkan Kecemasan Terhadap ODHA di Kota Gorontalo. Jenis Penelitian adalah <em>Pra-Experimental</em> dengan pendekatan <em>Pre Dan Post One Grup Design</em> dengan satu macam perlakuan tanpa kelompok pembanding (Kontrol). Jumlah populasi dalam penelitian sebanyak 49 responden dan teknik pengampilan sampel dengan Metode Survey. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Univariat (Karakteristik Responden) dan Analisis Bivariat (<em>Paired T-Test</em>). Hasil penelitian didapatkan digunakan untuk Dinas Kesehatan Kota Gorontalo khususnya pada P2M dalam memonitoring aktivitas ODHA dengan pemberian Terapi Kognitif dalam rangka menurunkan deskriminasi dan kecemasan yang dialami oleh ODHA dan hasil penelitian ini juga bisa digunakan kepada KPA (Komisi Penanggulangan <em>HIV-AIDS</em>) Kota Gorontalo agar bisa memberikan konseling pada ODHA terkait psikologi yang dapat meningkatkan percaya diri dan menurunkan harga diri yang dialami oleh ODHA</p> Mutia Agustiani Moonti Copyright (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-09 2022-06-09 2 02 90 98 10.34305/jnpe.v2i2.460 PENGARUH MINUMAN KUNYIT ASAM UNTUK MENGATASI NYERI HAID PADA REMAJA DI DESA SUKASARI https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/463 <p>Berdasarkan hasil observasi di Desa Sukasari didapatkan 46&nbsp; pasien berusia 13 sampai 21 tahun mengalami nyeri haid ketika menstruasi. Pengobatan yang dilakukan untuk menurunkan nyeri haid dengan memanfaatkan obat warung (farmakologi). Namun pengobatan tersebut memilki efek samping seperti rusaknya saluran cerna, ginjal, dan hati, sehingga peneliti memperkenalkan pengobatan nonfarmakologi diantaranya kunyit asam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kunyit asam untuk mengatasi nyeri haid pada usia remaja Di Desa Sukasari. Metode Penelitian sesuai dengan kriteria&nbsp; inklusi dan ekslusi berjumlah 46 pasien dengan instrument lembar observasi, metode kuantitatif dan desain pretest-intervensi-posttest (Notoatmodjo,2018). Kemudian dilakukan uji normalitas menggunakan <em>shapiro wilk</em> dan uji <em>statisticwilcoxon signed rank test</em>. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa skala nyeri setelah dilakukan intervensi minuman kunyit asam mengalami penurunan dari 3,41 menjadi 1,86, dengan hasil uji <em>wilcoxon signed rank test </em>adalah adanya pengaruh signifikan antara skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pemberian minuman kunyit asam pada usia remaja di Desa Sukasari. Kesimpulan pemberian intervensi kunyit asam dapat menjadi alternatif dalam penurunan skala&nbsp; nyeri haid pada usia remaja. Intervensi minuman kunyit asam di Desa Sukasari dapat mempengaruhi penurunan nyeri pada haid pada remaja&nbsp; sehingga kader desa dapat mensosialisasikannya kepada remaja dan orang tua, serta &nbsp;&nbsp;penelitian ini bermanfaat bagi masyarakat untuk mengembangkan ide kreatif dalam&nbsp; membudidayakan tanaman kunyit sebagai tanaman obat keluarga dipekarangan rumah</p> Selvy Afrioza Siti Srimulyati Copyright (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-09 2022-06-09 2 02 99 108 10.34305/jnpe.v2i2.463 HUBUNGAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA DI SMKN 1 CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2020 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/459 <p><strong>Latar Belakang</strong> : Remaja mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cepat sehingga dapat mengubah gaya hidup termasuk sikap yang negatif sehingga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan terutama anemia pada remaja putri, remaja putri menganggap anemia sebagai masalah sepele dan mengabaikan pencegahan anemia. Anemia dapat menurunkan prestasi para remaja putri di sekolah. Prevalensi anemia pada remaja di Indonesia tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 32,0%. Dinkes Kuningan pada tahun 2019 menyebutkan terdapat 22,6% remaja putri di kabupaten kuningan mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap remaja putri tentang&nbsp; anemia dengan upaya pencegahan anemia di SMK Negeri 1 Cilimus.</p> <p><strong>Metode</strong> : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain <em>cross sectional </em>dan populasi siswi di SMK Negeri 1 Cilimus kelas XI dan XII sejumlah 468 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik <em>random sampling</em> didapatkan jumlah responden 82 remaja putri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode <em>Chi Square</em>.</p> <p><strong>Hasil</strong> : Analisis univariat menunjukkan bahwa responden yang memiliki sikap positif dan sikap negatif memiliki nilai yang sama (50%) dan sebagian besar responden melakukan upaya pencegahan anemia dengan cukup (84,1%). Analisis bivariat menunjukkan hasil bahwa responden dengan sikap positif melakukan upaya pencegahan anemia dengan cukup yaitu 35 responden (85,4%) begitu juga pada responden yang memiliki sikap negatif melakukan upaya pencegahan anemia dengan cukup yaitu 34 responden (82,9%).</p> <p><strong>Simpulan </strong>: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap remaja putri dengan upaya pencegahan anemia (<em>P value</em> 0,365). Saran dari peneliti diharapkan remaja putri lebih meningkatkan upaya pencegahan terhadap anemia dengan baik</p> Rony Suhada Firmansyah Aulia Nur Fazri Copyright (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-09 2022-06-09 2 02 109 117 10.34305/jnpe.v2i2.459 HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI DESA KEMANG https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/413 <p>Dismenore merupakan rasa sakit yang terjadi dalam siklus haid bersifat kram berpusat pada perut bagian bawah. Dismenore primer berdampak pada aktivitas belajar menjadi terganggu. Berdasarkan studi pendahuluan didesa kemang kabupaten bogor pada 30 orang remaja putri mengalami dismenore primer dengan aktivitas belajarnya terganggu sebanyak 20 orang (70%) dan dismenore primer aktivitas belajarnya tidak terganggu 10 orang (30%). Tujuan umum penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas belajar dengan dismenore primer pada remaja putri di desa kemang kabupaten bogor tahun 2021. Metode penelitian ( Desain <em>survey analitik </em>dengan desain penelitian <em>cross sectional</em>, Populasi yang diambil remaja putri jumlah 30 sampel, Sampel penelitian total sampling sebanyak 30 orang). Hasil penelitian dari 30 remaja putri ѕеbаnуаk 16 rеѕрοndеn (53,3%) аktіvіtаѕ bеlаϳаr tеrgаnggu аkіbаt dіѕmеnοrе рrіmеr dan yang mеngаlаmі dіѕmеnοrе рrіmеr bеrаt ѕеbаnуаk 17 rеѕрοndеn (56,7%). hasil uji square&nbsp; <em>p</em> vаluе &lt;0,03 (p=0,00) nilai ΟR sebеѕаr 5,400 &gt; 1 artinya Ho ditolak dan Ha diterima sehingga ada hubungan antara aktivitas belajar dengan dismenore primer pada remaja putri didesa kemang kabupaten bogor tahun 2021. Saran untuk remaja putri diharapkan menjaga kesehatan untuk mengurangi nyeri dismenore primer agar aktivitas belajar tidak terganggu.</p> Elva Safitri Yani Kiki Novianty Nurul Azmi Fauziah Copyright (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-09 2022-06-09 2 02 118 126 10.34305/jnpe.v2i2.413 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI DESA SEGONG KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2021 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/385 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Sekitar 90% remaja mengaku sebagai perokok aktif dan sebagian besar tergolong pada perokok sedang. Selain itu, 60% remaja di Desa Segong ini termasuk ke dalam tipe kepribadian <em>ekstrovert</em> dan sisanya termasuk ke dalam tipe kepribadian <em>introvert</em>. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan tipe kepribadian dengan perilaku merokok pada remaja di Desa Segong Kabupaten Kuningan tahun 2021.</p> <p><strong>Metode:</strong> Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan <em>Cross Sectional</em>. Jumlah populasi sebanyak 160 remaja Desa Segong, dan sampel sebanyak 61 remaja yang diperoleh dengan teknik <em>Proportionate Stratified Random Sampling</em>. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisi univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji statistik menggunakan <em>Chi-Square</em>.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Analisis univariat dari 61 remaja menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 33 remaja (54,1). Tipe kepribadian remaja sebagian besar dalam kategori <em>ekstrovert</em> yaitu 37 remaja (60,7). Perilaku merokok hampir sebagian dalam kategori perokok sedang yaitu 22 remaja (36,1). Berdasarkan hasil uji <em>Chi-Square </em>tingkat pengetahuan diperoleh (p=0,557) dan tipe kepribadian (p=0,010).</p> <p><strong>Simpulan:</strong> Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku merokok pada remaja dan terdapat hubungan antara tipe kepribadian dengan perilaku merokok pada remaja.</p> <p><strong>Rekomendasi:</strong> Disarankan bagi remaja yang tidak merokok lebih selektif dalam bergaul, dan tidak mengikuti kebiasaan merokok dari lingkungan sekitar. Sedangkan bagi remaja yang merokok disarankan agar mengurangi kebiasaan merokok sedini mungkin untuk mengurangi efek bahaya merokok.</p> Fida Farida Abdal Rohim Azay Zayinul Waddin Copyright (c) 2022 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-06-09 2022-06-09 2 02 127 139 10.34305/jnpe.v2i2.385