https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/issue/feed Journal of Nursing Practice and Education 2022-06-09T08:36:02+00:00 Aditiya Puspanegara kuridit@yahoo.com Open Journal Systems <p>Journal of Nursing Practice and Education (JNPE) is an online publishing system based on Open Journal System published by the Institute of High School of Kuningan Health Sciences (STIKKU) and managed by the study program of Science Nursing. JNPE is a journal of scientific research results in the field of nursing with articles that have not been published online or printed versions. JNPE stands in 2020, has an online and print version with a schedule of publications in June and December in every year.&nbsp;JNPE is presented in a language that is easily understood by the community so that the Journal Of Nursing Practice And Education can be used as a reading and reference material by all nursing personnel.</p> https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/452 HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AL – MULK KOTA SUKABUMI 2022-05-19T06:42:36+00:00 Johan Budhiana Johanbudhiana@dosen.stikesmi.ac.id Thahira Nasagi Rosa Affandi thahira.rosa@gmail.com Abdul Rahman La Ede Abdulrahman@gmail.com <p>Pelayanan keperawatan merupakan salah satu sistem pelayanan kesehatan yang memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit. Keberhasilan pelayanan keperawatan sangat ditentukan oleh kinerja perawat. Jika perawat merasa puas dengan pekerjaanya maka kinerjanya pun akan baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat pelaksana di RSUD Al – Mulk Kota Sukabumi. Kepuasan kerja merupakan sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Kinerja merupakan suatu hasil kerja perawat yang dilakukan sesuai dengan tugas dalam suatu organisasi.</p> <p>Desain penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi penelitian semua perawat pelaksana di RSUD Al-Mulk dengan sampel 34 orang dengan teknik <em>total sampling</em>. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan <em>mean</em>, distribusi frekuensi dan presentase setiap kategori, analisa bivariat menggunakan uji<em> somers’d</em>. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kepuasan kerja cukup puas dan kinerja baik. Analisis uji hipotesis dengan nilai <em>P</em><em>-value</em> 0,008 dan nilai <em>somers’d</em> 0,380 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang lemah antara kepuasan kerja dengan kinerja perawat pelaksana. Disimpulkan sebagian besar perawat pelaksana memiliki kepuasan kerja cukup puas dengan kinerja baik serta ada hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat pelaksana. Perlu adanya perencanaan yang berkaitan dengan peningkatan kepuasan kerja dan kinerja. Terutama peningkatan masalah aspek gaji dan promosi.</p> 2022-06-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/414 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENIKAH DINI MENGENAI GIZI BALITA TERHADAP RESIKO KEJADIAN STUNTING 2022-04-19T04:20:33+00:00 Nina Yusnia ninayusnia2020@gmail.com Widya Astuti wdyast09@gmail.com Lela Zakiah lelazakiah@gmail.co.id <p>Stunting ialah suatu permasalahan gizi yang dirasakan dunia, khususnya pada Negara berkekurangan dan&nbsp; berkembang.Kabupaten Bogor ialah salah&nbsp; satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang mempunyai prevalensi stunting menggunakan angka yg relatif tinggi, terdapat sekitar 32,9% atau 282.627 balita berasal jumlah holistik 859.501 balita yang menderita stunting hingga akhir tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan bunda menikah dini mengenai gizi balita terhadap resiko insiden stunting di BPM Tanti Lisnawati Sutisna Pamijahan 2021.Metode yg digunakan Kuantitatif dan&nbsp; memakai jenis penelitian kuesioner analitik pendekatan crossectional, penelitian ini memakai populasi bunda memiliki balita yang memeriksakan diri di bidan praktek mandiri. Sampel yang digunakan yaitu teknik probability sampling ada 36 sampel mak&nbsp; yg memiliki balita. Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu korelasi yg signifikan antara pengetahuan ibu menikah dini mengenai gizi balita serta resiko insiden stunting p value (0,02) dengan nilai Odd Ratio (0,tiga). kesimpulan dapat disimpulkan bahwa bunda menikah dini yg memiliki pengetahuan kurang mengenai gizi balita dapat meningkatkan resiko kejadian stunting, Saran dari peneliti artinya dibutuhkan peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih luas lagi sebab cakupan pengetahuan bunda mengenai gizi sangat luas serta umum</p> 2022-06-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/460 PENGARUH TERAPI KOGNITIF UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN TERHADAP ORANG DENGAN HIV-AIDS (ODHA) DI KOTA GORONTALO 2022-05-30T02:56:39+00:00 Mutia Agustiani Moonti mutiaamoonti@gmail.com <p>Terapi Kognitif ini dikembangkan pada pasien yang kecemasan, depresi, skizofrenia. Hal ini menyatakan bahwa Terapi Kognitif dapat difokuskan pada distorsi pola pikir yang bisa menyebabkan gangguan mental dan perasaan yang tidak nyaman.&nbsp; Tujuan Penelitian ini Adakah Pengaruh Terapi Kognitif Untuk Menurunkan Kecemasan Terhadap ODHA di Kota Gorontalo. Jenis Penelitian adalah <em>Pra-Experimental</em> dengan pendekatan <em>Pre Dan Post One Grup Design</em> dengan satu macam perlakuan tanpa kelompok pembanding (Kontrol). Jumlah populasi dalam penelitian sebanyak 49 responden dan teknik pengampilan sampel dengan Metode Survey. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Univariat (Karakteristik Responden) dan Analisis Bivariat (<em>Paired T-Test</em>). Hasil penelitian didapatkan digunakan untuk Dinas Kesehatan Kota Gorontalo khususnya pada P2M dalam memonitoring aktivitas ODHA dengan pemberian Terapi Kognitif dalam rangka menurunkan deskriminasi dan kecemasan yang dialami oleh ODHA dan hasil penelitian ini juga bisa digunakan kepada KPA (Komisi Penanggulangan <em>HIV-AIDS</em>) Kota Gorontalo agar bisa memberikan konseling pada ODHA terkait psikologi yang dapat meningkatkan percaya diri dan menurunkan harga diri yang dialami oleh ODHA</p> 2022-06-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/463 PENGARUH MINUMAN KUNYIT ASAM UNTUK MENGATASI NYERI HAID PADA REMAJA DI DESA SUKASARI 2022-05-19T03:05:21+00:00 Selvy Afrioza selvyafrioza6@gmail.com Siti Srimulyati sitisrimulyati@yahoo.com <p>Berdasarkan hasil observasi di Desa Sukasari didapatkan 46&nbsp; pasien berusia 13 sampai 21 tahun mengalami nyeri haid ketika menstruasi. Pengobatan yang dilakukan untuk menurunkan nyeri haid dengan memanfaatkan obat warung (farmakologi). Namun pengobatan tersebut memilki efek samping seperti rusaknya saluran cerna, ginjal, dan hati, sehingga peneliti memperkenalkan pengobatan nonfarmakologi diantaranya kunyit asam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kunyit asam untuk mengatasi nyeri haid pada usia remaja Di Desa Sukasari. Metode Penelitian sesuai dengan kriteria&nbsp; inklusi dan ekslusi berjumlah 46 pasien dengan instrument lembar observasi, metode kuantitatif dan desain pretest-intervensi-posttest (Notoatmodjo,2018). Kemudian dilakukan uji normalitas menggunakan <em>shapiro wilk</em> dan uji <em>statisticwilcoxon signed rank test</em>. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa skala nyeri setelah dilakukan intervensi minuman kunyit asam mengalami penurunan dari 3,41 menjadi 1,86, dengan hasil uji <em>wilcoxon signed rank test </em>adalah adanya pengaruh signifikan antara skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pemberian minuman kunyit asam pada usia remaja di Desa Sukasari. Kesimpulan pemberian intervensi kunyit asam dapat menjadi alternatif dalam penurunan skala&nbsp; nyeri haid pada usia remaja. Intervensi minuman kunyit asam di Desa Sukasari dapat mempengaruhi penurunan nyeri pada haid pada remaja&nbsp; sehingga kader desa dapat mensosialisasikannya kepada remaja dan orang tua, serta &nbsp;&nbsp;penelitian ini bermanfaat bagi masyarakat untuk mengembangkan ide kreatif dalam&nbsp; membudidayakan tanaman kunyit sebagai tanaman obat keluarga dipekarangan rumah</p> 2022-06-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/459 HUBUNGAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA DI SMKN 1 CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2020 2022-05-30T03:45:52+00:00 Rony Suhada Firmansyah ronnysuhada1@gmail.com Aulia Nur Fazri AuliFazri@yahoo.com <p><strong>Latar Belakang</strong> : Remaja mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cepat sehingga dapat mengubah gaya hidup termasuk sikap yang negatif sehingga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan terutama anemia pada remaja putri, remaja putri menganggap anemia sebagai masalah sepele dan mengabaikan pencegahan anemia. Anemia dapat menurunkan prestasi para remaja putri di sekolah. Prevalensi anemia pada remaja di Indonesia tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 32,0%. Dinkes Kuningan pada tahun 2019 menyebutkan terdapat 22,6% remaja putri di kabupaten kuningan mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap remaja putri tentang&nbsp; anemia dengan upaya pencegahan anemia di SMK Negeri 1 Cilimus.</p> <p><strong>Metode</strong> : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain <em>cross sectional </em>dan populasi siswi di SMK Negeri 1 Cilimus kelas XI dan XII sejumlah 468 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik <em>random sampling</em> didapatkan jumlah responden 82 remaja putri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode <em>Chi Square</em>.</p> <p><strong>Hasil</strong> : Analisis univariat menunjukkan bahwa responden yang memiliki sikap positif dan sikap negatif memiliki nilai yang sama (50%) dan sebagian besar responden melakukan upaya pencegahan anemia dengan cukup (84,1%). Analisis bivariat menunjukkan hasil bahwa responden dengan sikap positif melakukan upaya pencegahan anemia dengan cukup yaitu 35 responden (85,4%) begitu juga pada responden yang memiliki sikap negatif melakukan upaya pencegahan anemia dengan cukup yaitu 34 responden (82,9%).</p> <p><strong>Simpulan </strong>: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap remaja putri dengan upaya pencegahan anemia (<em>P value</em> 0,365). Saran dari peneliti diharapkan remaja putri lebih meningkatkan upaya pencegahan terhadap anemia dengan baik</p> 2022-06-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/413 HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI DESA KEMANG 2022-04-19T04:15:11+00:00 Elva Safitri Yani elvelvasafitriyani@gmail.com Kiki Novianty kikinovianty82@gmail.com Nurul Azmi Fauziah nrl.azmi.fauziah@gmail.com <p>Dismenore merupakan rasa sakit yang terjadi dalam siklus haid bersifat kram berpusat pada perut bagian bawah. Dismenore primer berdampak pada aktivitas belajar menjadi terganggu. Berdasarkan studi pendahuluan didesa kemang kabupaten bogor pada 30 orang remaja putri mengalami dismenore primer dengan aktivitas belajarnya terganggu sebanyak 20 orang (70%) dan dismenore primer aktivitas belajarnya tidak terganggu 10 orang (30%). Tujuan umum penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas belajar dengan dismenore primer pada remaja putri di desa kemang kabupaten bogor tahun 2021. Metode penelitian ( Desain <em>survey analitik </em>dengan desain penelitian <em>cross sectional</em>, Populasi yang diambil remaja putri jumlah 30 sampel, Sampel penelitian total sampling sebanyak 30 orang). Hasil penelitian dari 30 remaja putri ѕеbаnуаk 16 rеѕрοndеn (53,3%) аktіvіtаѕ bеlаϳаr tеrgаnggu аkіbаt dіѕmеnοrе рrіmеr dan yang mеngаlаmі dіѕmеnοrе рrіmеr bеrаt ѕеbаnуаk 17 rеѕрοndеn (56,7%). hasil uji square&nbsp; <em>p</em> vаluе &lt;0,03 (p=0,00) nilai ΟR sebеѕаr 5,400 &gt; 1 artinya Ho ditolak dan Ha diterima sehingga ada hubungan antara aktivitas belajar dengan dismenore primer pada remaja putri didesa kemang kabupaten bogor tahun 2021. Saran untuk remaja putri diharapkan menjaga kesehatan untuk mengurangi nyeri dismenore primer agar aktivitas belajar tidak terganggu.</p> 2022-06-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/385 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI DESA SEGONG KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2021 2021-11-25T12:32:11+00:00 Fida Farida fida@pintarword.com Abdal Rohim abdal.rohim@yahoo.co.id Azay Zayinul Waddin azayzayinulwaddin@gmail.com <p><strong>Latar Belakang:</strong> Sekitar 90% remaja mengaku sebagai perokok aktif dan sebagian besar tergolong pada perokok sedang. Selain itu, 60% remaja di Desa Segong ini termasuk ke dalam tipe kepribadian <em>ekstrovert</em> dan sisanya termasuk ke dalam tipe kepribadian <em>introvert</em>. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan tipe kepribadian dengan perilaku merokok pada remaja di Desa Segong Kabupaten Kuningan tahun 2021.</p> <p><strong>Metode:</strong> Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan <em>Cross Sectional</em>. Jumlah populasi sebanyak 160 remaja Desa Segong, dan sampel sebanyak 61 remaja yang diperoleh dengan teknik <em>Proportionate Stratified Random Sampling</em>. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisi univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji statistik menggunakan <em>Chi-Square</em>.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Analisis univariat dari 61 remaja menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 33 remaja (54,1). Tipe kepribadian remaja sebagian besar dalam kategori <em>ekstrovert</em> yaitu 37 remaja (60,7). Perilaku merokok hampir sebagian dalam kategori perokok sedang yaitu 22 remaja (36,1). Berdasarkan hasil uji <em>Chi-Square </em>tingkat pengetahuan diperoleh (p=0,557) dan tipe kepribadian (p=0,010).</p> <p><strong>Simpulan:</strong> Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku merokok pada remaja dan terdapat hubungan antara tipe kepribadian dengan perilaku merokok pada remaja.</p> <p><strong>Rekomendasi:</strong> Disarankan bagi remaja yang tidak merokok lebih selektif dalam bergaul, dan tidak mengikuti kebiasaan merokok dari lingkungan sekitar. Sedangkan bagi remaja yang merokok disarankan agar mengurangi kebiasaan merokok sedini mungkin untuk mengurangi efek bahaya merokok.</p> 2022-06-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022