Pengaruh salep formulasi ekstrak brotowali dengan kombinasi zeolite alam lampung terhadap penyembuhan ulkus diabetik

Authors

  • Afni Wulandari Program Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Nurunnisa Rahayuningrat Program Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Pitria Kusuma Devi Program Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Lia Mulyati Departemen Keperawatan Medikal Bedah, Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Heri Hermansyah Departemen Keperawatan Gerontik, Program Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.34305/jnpe.v4i1.836

Keywords:

salep ekstrak brotowali, Kombinasi ZAL (Zeolite Alam Lampung), ulkus diabetikum, penyembuhan luka

Abstract

Latar Belakang : Komplikasi ini dapat menyebabkan amputasi dan kecacatan pada sekitar 30% penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh salep formulasi ekstrak brotowali dengan kombinasi zeolite alam Lampung (ZAL) terhadap penyembuhan ulkus diabetikum.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, one grup pre-post test, sampel penelitian adalah mencit berumur 2-3 bulan dengan BB 25-40 gram sebanyak 12 ekor yang sudah di suntik streptozotocin untuk membuat kondisi hiperglikemi. Hasil  pengamatan di analisis dengan menggunakan tendensi central untuk data univariat dan uji wilcoxon untuk bivariat.

Hasil : Menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada luas luka sebelum dan setelah dilakukan perawatan dengan menggunakan salep ekstrak brotowali dengan kombinasi zeolite alam Lampung. Rata-rata luas luka sebelum perawatan adalah 1.00 mm dengan standar deviasi 0.16, sedangkan setelah perawatan luas luka menurun menjadi 0.02 mm dengan standar deviasi 0.03. Hasil analisis bivariat didapatkan p value 0.002 dengan mean negatif rank 6.50.

Kesimpulan :Penggunaan salep ekstrak brotowali dengan kombinasi ZAL secara efektif berkontribusi dalam penyembuhan luka diabetes pada ulkus diabetikum.

References

Asis, I. H. Z. (2017). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak n-Heksan Batang Brotowali (Tinospora crispa L. Miers) terhadao Beberapa Bakteri Patogen. Penentuan Konsentrasi Optimum Selulosa Ampas Tebu (Baggase) Dalam Pembuatan Film Bioplastikggase) Dalam Pembuatan Film Bioplastik, 21–22.

Barua, C. C., Talukdar, A., Barua, A. G., Chakraborty, A., Sarma, R. K., & Bora, R. S. (2010). Evaluation of the wound healing activity of methanolic extract of Azadirachta Indica (Neem) and Tinospora cordifolia (Guduchi) in rats. Pharmacologyonline, 1, 70–77.

Hunt, D. L. (2011). Diabetes: foot ulcers and amputations. BMJ Clinical Evidence, 2011(September 2010), 1–44.

Idris, I., Palisoa, Z., & Ernawati, A. (2020). Pola Resistensi Bakteri Pada Ulkus Diabetik. Prosiding Seminar Nasional Biologi Di Era Pandemi COVID-19, 1, 140–143. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb/

Irawan, Boby, Anam, Khairul, Annisaa, & Eva. (2018). UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAN FRAKSI BATANG BROTOWALI (Tinospora crispa (L)) DALAM PENYEMBUHAN LUKA SAYAT LUKA SAYAT PADA KELINCI MODEL DIABETES [Universitas Diponegoro]. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Vol. 3, Issue 1). https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf

Marhamah, D. (2021). POTENSI SEDIAAN SALEP EKSTRAK BATANG BROTOWALI ( Tinospora crispa L .) SEBAGAI ANTI INFLAMASI TERHADAP ZONA LUKA PADA MENCIT PROGRAM STUDI KIMIA. 2021.

Moonti, Mutia Agustiani. (2023). Pengaruh Efektivitas Support System Keluarga Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operatif di Ruang Bedah RSUD Gunung Jati Cirebon. Journal of Nursing Practice and Education 3(02):112-118. https://doi.org/10.34305/jnpe.v3i2.656

Murshid, G. M., Kundu, S. K., Sohrab, M. H., & Mazid, M. A. (2022). Pharmacological Overview of <i>Tinospora cordifolia</i>, an Ethnologically Important Plant of Bangladesh. Pharmacology & Pharmacy, 13(03), 93–106. https://doi.org/10.4236/pp.2022.133007

Perez-Favila, A., Martinez-Fierro, M. L., Rodriguez-Lazalde, J. G., Cid-Baez, M. A., Zamudio-Osuna, M. D. J., Martinez-Blanco, M. D. R., Mollinedo-Montaño, F. E., Rodriguez-Sanchez, I. P., Castañeda-Miranda, R., & Garza-Veloz, I. (2019). Current therapeutic strategies in diabetic foot ulcers. Medicina (Lithuania), 55(11), 1–21. https://doi.org/10.3390/medicina55110714

Putri, M. N. H., Dewi, M. A., & Handayani, D. (2022). Efek Diet Ketogenik Pada Diabetes Mellitus Tipe 2: Scoping Review. Amerta Nutrition, 6(3), 326–341. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i3.2022.326-341

Rubio, José Antonio, et all. (2020). Mortality in patients with diabetic foot ulcers: Causes, risk factors, and their association with evolution and severity of ulcer. Journal of Clinical Medicine, 9(9), 1–14. https://doi.org/10.3390/jcm9093009

Safani, E. E., Kunharjito, W. A. C., Lestari, A., & Purnama, E. R. (2019). Potensi Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) Sebagai Spray Untuk Pemulihan Luka Mencit Diabetik Yang Terinfeksi Staphylococcus aureus. Biotropic : The Journal of Tropical Biology, 3(1), 68–78. https://doi.org/10.29080/biotropic.2019.3.1.68-78

Saputra, N. T., Suartha, I. N., & Dharmayudha, A. A. G. O. (2018). Agen Diabetagonik Streptozotocin untuk Membuat Tikus Putih Jantan Diabetes Mellitus. Buletin Veteriner Udayana, 10(2), 116. https://doi.org/10.24843/bulvet.2018.v10.i02.p02

Susanti, L., Wahidah, L. K., & Viogenta, P. (2019). Optimasi Zeolit Alam Lampung (ZAL) Sebagai Penstabil Sediaan Antibakteri Esktrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.). JFL : Jurnal Farmasi Lampung. https://doi.org/10.37090/jfl.v7i2.54

Susanti, L., Wahidah, L. K., & Viogenta, P. (2020). Formulasi Salep Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Kombinasi Zeolit Alam Lampung (Zal) Sebagai Penstabil Sediaan Antibakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Pharmascience, 7(1), 9. https://doi.org/10.20527/jps.v7i1.8086

Susanti, L., Widodo, S., Bahri, S., & Indriasari, W. (2016). Uji Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora Crispa L. Mers) Kombinasi Zeolit terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Jurnal Kelitbangan, 04(03), 234–243.

Utami Cahyaningtyas, & Rini Werdiningsih. (2022). Analisis Faktor Lama Penyembuhan Kaki Diabetes/Ulkus Diabetikum Pada Pasien Dm Tipe 2. Jurnal Media Administrasi, 7(1), 28–39. https://doi.org/10.56444/jma.v7i1.61

Yanti, D., & Nurhayati, N. (2022). Identifikasi Senyawa Anti Mikroba Ekstrak Etanol Batang Brotowali (Tinospra crispa (L.) TERHADAP Staphylococcus aureus, Bacillus substillis, DAN Candida albicans DENGAN METODE KLT BIOAUTOGRAFI. Jurnal Ayurveda Medistra, 4(1), 26–33. https://doi.org/10.51690/medistra-jurnal123.v4i1.54

Yulia, N., & Setiyabudi, L. (2022). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Jeringau dan Brotowali terhadap Streptococcus pyogenes. Prosiding Seminar Nasional …, September, 36–41. https://ejurnal.universitas-bth.ac.id/index.php/PSNDP/article/view/822

Downloads

Published

2023-12-01

How to Cite

Wulandari, A., Rahayuningrat, N., Kusuma Devi, P., Mulyati, L., & Hermansyah, H. (2023). Pengaruh salep formulasi ekstrak brotowali dengan kombinasi zeolite alam lampung terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Journal of Nursing Practice and Education, 4(1), 23–29. https://doi.org/10.34305/jnpe.v4i1.836
Abstract viewed = 84 times