Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipervolemia pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisis di ruang hemodialisa Rumah Sakit Medika Stannia Sungailiat tahun 2022

Authors

  • Herwinda Herwinda Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Citra Delima Bangka Belitung
  • Hendra Kusumajaya Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Citra Delima Bangka Belitung
  • Kgs. M. Faizal Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Citra Delima Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.34305/jnpe.v3i2.678

Keywords:

Asupan Cairan, Gagal Ginjal Kronis, Hipervolemia

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) adalah penyakit yang tidak dapat dikembalikan atau dipulihkan dan terjadi penurunan progresif jaringan fungsi ginjal. Salah satu penatalaksanaan medis bagi orang yang sudah didiagnosa mengalami gagal ginjal kronik adalah dilakukannya hemodialisis. Tindakan hemodialisis meningkat dalam 3 tahun terakhir. Hipervolemia pada pasien HD adalah salah satu diagnosa keperawatan. Hipervolemia harus dicegah dikarenakan dapat menimbulkan komplikasi lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipervolemia pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Jenis penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional. Populasi adalah pasien hemodialisis di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Medika Stannia pada bulan Oktober Tahun 2022 sebanyak 42 pasien. Sampel menggunakan teknik Total Sampling. Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat. Analisis uji chi square didapatkan jenis kelamin (ρ-value 0,089), usia (ρ-value 0,692), kepatuhan asupan cairan (ρ-value 0,005), lama menjalani hemodialisi (ρ-value 0,010). Simpulan penelitian ada hubungan antara kepatuhan asupan dan lama menjalani hemodialisi dengan kejadian hipervolemia pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Diharapkan pasien yang menjalani hemodialisis perlu mendapatkan konseling kesehatan tentang pembatasan asupan cairan.

References

Bayhakki, & Hasneli, Y. (2017). Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Inter-Dialytic Weight Gain pada Pasien Hemodialisis. Jurnal Keperawatan Universitas Padjajaran, 5(3), 242–248.

Black dan Hawks. (2014). Keperawatan Medikal Bedah Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan Edisi 8 Buku 2. Singapura: Elsevier.

Centers for Disease Control and Prevention. (2021). Chronic Kidney Disease in the United States, 2021. Cdc, 1, 1–6.

Fazriansyah, Putra, F., & Pringgotomo, G. (2018). Hubungan Antara Kepatuhan Mengontrol Intake (Asupan) Cairan Dengan Penambahan Nilai Inter-Dialytic Weight Gain Pada Pasien Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di RSUD Kotabaru. Dinamika Kesehatan, 9(2).

IRR. (2018). 11th report Of Indonesian renal registry 2018. Indonesian Renal Registry (IRR), 14–15.

Istanti, Y. P. (2011). Faktor-Faktor yang Berkontribusi terhadap Interdialytic Weight Gains pada Pasien Chronic Kidney Diseases yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Mutiata Medika, 11(2), 118–130.

Jamiatun, Elegia, K., & Syarif, M. N. O. (2015). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 5(1), 330–344.

Making, M. A., Betan, Y., Israfil, & Selasa, P. (2022). Analisis Faktor Interdialytic Weight Gains (IDWG) Pasien Hemodialisa Di RSUD Prof.Dr.W.Z Johannes Kota Kupang. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan, 13(3), 1–9.

Moonti, Mutia Agustiani. (2022). Pengaruh Terapi Kognitif Untuk Menurunkan Kecemasan Terhadap Orang Dengan Hiv-Aids (ODHA) Di Kota Gorontalo. Journal of Nursing Practice and Education 2(02):90–98. https://doi.org/10.34305/jnpe.v2i2.460.

Mustikasari, I., & Noorratri, E. D. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Interdialytic Weight Gain Pasien Hemodialisa Di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Gaster, XV(1), 1–9.

Neuman, C. (2013). Body weight telemetri is useful to reduce interdialytic weight gain in patients with end-stage renal failure on hemodialysis. Journal of the American Telemedicine.

Notoatmodjo S. (2018). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rhineka Cipta.

Nursalam. (2011). Sistem Perkemihan (1st ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Priska, N. P., & Herlina, S. (2019). Efikasi Efikasi Diri Pembatasan Cairan Terhadap Intradialytic Weight Gain Pasien GGK di Ruang Hemodialisa RSUD Pasar Minggu. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(02), 601–608. https://doi.org/10.33221/jiiki.v9i02.226

Purnama, M. D., Wahyuni, L., & Pratiwi, C. J. (2021). Hubungan Lama Menjalani Hemodialisa Dengan Inter Dyalisis Weight Gain Pada Pasien Hemodialisa Di RSU Dr. Soeroto Ngawi. S1 Keperawatan STIKes Bina Sehat PPNI Mojokerto, 12–26.

Rahma, S. F. A. (2017). Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan Terhadap Terjadinya Hipervolemia Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Hemodialisa RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Skripsi, 1–14.

Riskesdas. (2018). Laporan Nasional RKD2018. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (p. 674).

Sepdianto, T. C., Suprajitno, S., & Usmiati, E. (2017). Penambahan Berat Badan antara Dua Waktu Hemodialisa pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSD Mardi Waluyo Kota Blitar. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 4(1), 064–069. https://doi.org/10.26699/jnk.v4i1.ART.p064-069

Suhardjono. (2014). Hemodialisis; Prinsip Dasar dan Pemakaian Kliniknya. In: S. Setiati. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II. 6 ed. Jakarta : Interna Publishing.

Suparmo, S., & Hasibuan, M. T. D. (2021). Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan Terhadap Terjadinya Edema Post Hemodialisa Pada Pasien GGK Di Rumah Sakit Aminah Kota Tangerang. Indonesian Trust Health Journal, 4(2), 522–528. https://doi.org/10.37104/ithj.v4i2.88

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik Edisi 1 Cetakan III. Jakarta: DPP PPNI.

Wayunah, Saefulloh, M., & Nuraeni, W. (2016). Penerapan Edukasi Terstruktur Meningkatkan Self Efficacy Dan Menurunkan IDWG Pasien Hemodialisa Di RSUD Indramayu. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 2(1). https://doi.org/http://ejournal.upi.edu/index.php/JPKI

Widayati, D., & Lestari, N. (2015). Peningkatan Kualitas Hidup Pada Penderita GGK yang Menjalani Terapi Hemodialisa Melalui Psychological Intervention Di Unit Hemodialisa RSUD Gambiran Kediri. Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 39–46.

Downloads

Published

2023-06-01

How to Cite

Herwinda, H., Kusumajaya, H., & Faizal, K. M. . (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipervolemia pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisis di ruang hemodialisa Rumah Sakit Medika Stannia Sungailiat tahun 2022. Journal of Nursing Practice and Education, 3(2), 119–127. https://doi.org/10.34305/jnpe.v3i2.678
Abstract viewed = 1434 times